Tuesday, September 15, 2009

Osama Kirim Pesan untuk Warga Amerika

VIVAnews
By Renne R.A Kawilarang, Shinta Eka Puspasari - Senin, September 14

VIVAnews - Pemimpin jaringan teroris al Qaida, Osama bin Laden, mengeluarkan pesan suara baru dalam sebuah laman Islam, Senin 14 September 2009. Dalam pesan itu, bin Laden memperingatkan warga Amerika Serikat (AS) mengenai persahabatan pemerintah AS dengan Israel.

Bin Laden juga mengatakan presiden Barack Obama tidak mampu menghentikan perang di Irak dan Afganistan. "Bin Laden menuding perang yang terjadi saat ini di Timur Tengah merupakan kedok bagi lobi Israel dan kepentingan korporat," demikian disampaikan firma pengawas teroris, SITE Intelligence Group, yang menerjemahkan pesan tersebut.

Pesan berdurasi sepuluh menit itu berjudul 'Pernyataan untuk Warga AS'. Gambar bin Laden dipampang di laman yang kerap digunakan al Qaida itu sepanjang pesan suara. Pesan ini diunggah tiga hari setelah peringatan delapan tahun tragedi 11 September 2001.

Juni lalu, bin Laden mengatakan Obama telah menyebarkan benih balas dendam dan kebencian terhadap AS di dunia Muslim. Pesan itu disampaikan sebelum Obama menyampaikan pidato di Mesir. Dalam pidato itu, Obama mengajak umat Muslim untuk memperbarui hubungan dengan AS. (AP)

Monday, September 14, 2009

Pilih Kapten, Ferguson Coret Rooney

VIVAnews
By Toto Pribadi - Minggu, September 13

VIVAnews - Sir Alex Ferguson tak memungkiri Wayne Rooney menjadi pemain vitalnya musim ini. Tapi untuk urusan menyandang ban kapten, Fergie tak pernah memasukan nama Rooney.

Ya, Ferguson lebih memandang ban kapten lebih efektif dikenakan pemain gelandang atau bek Setan Merah. Ungkapan ini tentu membuat Rooney sedikit kecewa. Pasalnya, Rooney beberapa kali mengaku tertarik menjadi kapten Setan Merah.

Ferguson memang terbilang pelit memberikan status pemimpin buat seorang striker. Terakhir hanya Eric Cantona yang menyandang kapten dengan posisi sebagai penyerang di era 1990an.

"Sangat sulit seorang penyerang menjadi kapten," ujar manajer asal Skotlandia ini kepada The Sun, Sabtu 12 September 2009.

"Eric Cantona mendapatkan itu karena dia sangat punya pengaruh pada pemain muda dan mereka semua mengidolakannya," tambah Fergie.

"Tapi secara normal Anda harus memberikan posisi pada gelandang atau bek," pungkasnya.

Saat ini ban kapten dipegang Ryan Giggs setelah Gary Neville dihantam cedera. Dan rencana mundurnya Giggsy membuat Fergie harus menyiapkan pemain baru sebagai kapten tim. Nama terdepan adalah sosok Rio Ferdinand.

Rooney sendiri juga sadar keputusan Fergie tentu didasari pertimbangan banyak hal. Terlebih sisi liar Rooney yang sepenuhnya belum bisa hilang. Dan Fergie sendiri mengaku yakin Rooney akan menerima semua keputusan yang akan dibuatnya.

Meski bukan pemain murni hasil didikan Setan Merah, namun kiprah Rooney tetap dianggap vital. Mantan penyerang Everton ini telah mencetak 103 gol dalam 243 laga Red Devils sejak 2004 silam.

Benayoun Hattrick, Liverpool Gulung Burnley

VIVAnews
By Toto Pribadi - Minggu, September 13

VIVAnews - Liverpool kini telah bangkit. Tim besutan Rafael Benitez berhasil mengamuk saat menjamu tim promosi Burnley. The Reds berhasil menaklukkan tim promosi ini dengan skor 4-0.

Yossi Benayoun menjadi pahlawan setelah mencetak hattrick di menit 27', 61', dan 82'. Sedangkan satu gol lainnya berhasil disumbangan Dirk Kuyt di menit 41'.

Pada 15 menit babak pertama, Liverpool sebenarnya terlihat kesulitan menembus permainan disiplin The Clarets. Terlebih Fernando Torres tak bisa berkembang setelah ditempel ketat Clarke Carlisle.

Beruntung Benitez telah memprediksikan hal itu. Manajer asal Spanyol itu langsung menginstruksikan serangan lewat lini kedua The Reds. Intruksi itu terbilang jitu.

Pada menit ke-27, Yossi Benayoun berhasil memecah kebuntuan. Sepakan keras winger asal Israel ini gagal dihadang Brian Jensen. Kedudukan sementara menjadi 1-0 buat keungulan The Reds.

Usai mencetak gol pertama, permainan Steven Gerrard cs terlihat lebih berkembang. Alhasil Dirk Kuyt berhasil menggandakan keunggulan di menit 41. Kedudukan sementara menjadi 2-0 buat tuan rumah.

Lagi-lagi tembakan Benayoun yang gagal ditepis Jensen berhasil disambar Kuyt. Hingga 45 menit babak pertama berakhir, kedudukan 2-0 tak berubah.

Memasuki babak kedua, Liverpool terlihat lebih santai menguasai lapangan. Torres langsung menebar ancaman di 15 menit babak kedua. Sayang peluang Torres berhasil digagalkan bek Tyrone Mears.

Namun pahlawan pertandingan pantas disematkan pada sosok Benayoun. Gelandang lincah ini berhasil mencetak gol kedua di menit 61 memanfaatkan bola sodoran Gerrard. Kedudukan sementara menjadi 3-0.

Kepahlawanan Benayoun belum berakhir. Ia berhasil mencetak hattrick di menit ke-82 lewat setelah lolos dari jebakan offside. Kedudukan 4-0 ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain:

Liverpool: 25 Pepe Reina, 37 Martin Skrtel, 23 Jamie Carragher, 22 Emiliano Insua, 2 Glen Johnson (Philipp Degen, 64'), 21 Lucas, 8 Steven Gerrard, 11 Alberto Riera, 15 Yossi Benayoun, 9 Fernando Torres (David Ngog, 76'), 18 Dirk Kuyt (Andriy Voronin, 70')

Burnley: 12 Brian Jensen, 21 André Stéphane Bikey, 5 Clarke Carlisle, 23 Stephen Jordan, 14 Tyrone Mears, 2 Graham Alexander (Joey Karl Gudjonsson, 75'), 16 Chris McCann, 11 Wade Elliott, 20 Robbie Blake (Chris Eagles, 59'), 10 Martin Paterson (David Nugent, 70'), 9 Steven Fletcher

Giliran Arsenal Korban Man-City

VIVAnews
By Toto Pribadi - Minggu, September 13

VIVAnews - Manchester City kembali memakan korban di pekan keempat Liga Inggris. Tak tanggung-tanggung Arsenal ditaklukkan 4-2 di City of Manchester Stadium, Sabtu 12 September 2009.

Menariknya, ini juga menjadi partai reuni Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure dengan bekas rekan-rekannya Arsenal. Gol-gol The Citizens dicetak lewat gol bunuh diri kiper Arsenal Manuel Almunia di menit 20', Craig Belamy (74'), Adebayor (80') dan Shaun Wright Phillips (84),

Sedangkan gol balasan tim besutan Arsene Wenger dicetak oleh Robin van Persie (62') dan Tomas Rosicky (88').

Dengan hasil ini, The Citizens berhak naik satu peringkat ke posisi tiga klasemen sementara melewati Liverpool dan Manchester United. Total tim besutan Mark Hughes meraih poin 12. Dengan catatan City masih menyimpan satu laga tunda.

Sedangkan bagi Arsenal kekalahan ini semakin membuat posisi sulit. The Gunners harus rela turun satu peringkat ke posisi ke-8 di klasemen sementara Liga Inggris. Arsenal baru mengoleksi enam poin dari dua kemenangan dan dua kekelahan.

Cristiano Ronaldo Jaminan Mutu

VIVAnews
By Irvan Beka - Senin, September 14

VIVAnews - Cristiano Ronaldo mencetak satu gol di laga Madrid kontra Espanyol hari Sabtu, 12 September 2009. Saat itu Madrid menang 3-0.

Fakta ini membuat General Manager Madrid Jorge Valdano begitu gembira. Investasi klubnya atas mantan pemain MU itu untuk sementara terlihat sebagai langkah yang tepat.

"Ronaldo mencetak dua gol dalam dua pertandingan. Saat menyerang dia benar-benar membawa perbedaan terutama saat pertandingan berlangsung terbuka. Dia jaminan mutu," kata Valdano seperti dikutip Tribalfootball.

Bagi Ronaldo, dua pertandingan pertamanya di La Liga berlangsung mulus. Di partai pertama melawan Deportivo, mantan penyerang MU itu juga mencetak satu gol.

Emmanuel Adebayor Kian Dibenci

VIVAnews
By Irvan Beka - Senin, September 14

VIVAnews - Para pendukung Arsenal benar-benar dibuat kesal oleh Emmanuel Adebayor. Menurut mereka, striker Manchester City itu telah melakukan dua kesalahan yang harus mendapat hukuman berat.

"Saya harap FA tidak menggabungkan hukumannya menjadi satu. Apa yang dia lakukan pada Van Persie adalah tindak kekerasan yang setidaknya layak dihukum lima pertandingan tak boleh main. Insiden provokasi usai mencetak gol juga harus dihukum. Gary Neville juga dihukum karena melakukan kesalahan sama saat melawan Liverpool beberapa tahun lalu," kata Terry Milner seperti dikutip Goal.

Milner adalah sekretaris salah satu kelompok pendukung The Gunners. Ia merasa apa yang dilakukan Adebayor saat pertandingan hari Sabtu, 12 September 2009, sudah keterlaluan.

Arsenal bertandang ke markas City. The Gunners kalah 2-4. Adebayor yang musim lalu main untuk Arsenal memang begitu menikmati pertandingan melawan bekas timnya itu.

Usai mencetak gol ketiga City, ia bahkan sengaja menggoda para pendukung Arsenal. Semacam provokasi. Manajer Arsenal Arsene Wenger juga menyayangkan kejadian ini. Wasit bertindak tegas dengan melayangkan kartu kuning buat Adebayor.

Robin van Persie menuduh Emmanuel Adebayor telah sengaja menyakitinya. Adebayor terlihat menginjak muka van Persie saat keduanya berbenturan. Tak ada kartu kuning yang keluar dari kantong wasit Mark Clattenburg untuk insiden ini.

"Dia sengaja merencanakan untuk menyakiti saya. Dia menunjukkan kalau dia bukanlah pemain berkelas," kata van Persie seperti dikutip CNN.

Keita Menilai Madrid Dalam Tekanan

VIVAnews
By Irvan Beka - Senin, September 14

VIVAnews - Barcelona memang merupakan juara bertahan di kompetisi La Liga. Namun justru Real Madrid yang memanggul beban berat untuk menang di musim ini.

Setidaknya itu adalah pendapat Seydou Keita. Pemain tengah Barca itu menilai kalau timnya benar-benar tak berada dalam tekanan untuk mempertahankan gelar.

"Madrid ada dalam tekanan untuk menang karena musim lalu kami merebut lima trofi sementara mereka tidak punya apa-apa," ujar Keita seperti dikutip Goal, Senin, 14 September 2009.

Barca di bawah asuhan Pep Guardiola memang sukses luar biasa. Gelar La Liga, Copa, Liga Champions, Super Copa dan Piala Super UEFA berhasil diborong Azulgrana.

"Setelah memenangi lima gelar kami hanya ingin menang semntara Madrid harus menang," kata Keita.

Korut Berencana Uji Coba Nuklir Ketiga

Kompas
Kompas - Senin, September 14

SEOUL, KOMPAS.com-Para pejabat Korea Selatan menolak berkomentar pada Minggu (13/9) mengenai laporan-laporan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Il mengusulkan uji coba nuklir ketiga sebagai protes atas sanksi-sanksi PBB terhadap negara komunis itu.

Open Radio of North Korea, satu kelompok hak asasi manusia yang berpusat di Seoul, yang mengutip sumber-sumber Pyongyang, pekan lalu mengatakan bahwa Kim mengemukakan kepada para pejabat militer dan partai yang berkuasa agar mempersiapkan satu uji coba nuklir baru.

Seperti dilaporkan AFP, Korut melakukan uji coba nuklir pertama tahun 2006 dan kedua Mei lalu, yang memicu PBB memberlakukan sanksi keras terhadap negara itu.

Dalam satu kunjungan ke Wonsan di pantai timur 26 Agustus, Kim mengatakan uji coba nuklir ketiga diperlukan untuk menghadapi perundingan bilateral dengan Amerika Serikat serta untuk memprotes sanksi-sanksi PBB, kata kelompok hak asasi manusia itu.

Kementerian unifikasi Seoul dan Badan Intelijen Nasional, yang kedua menangani hubungan lintas perbatasan, Minggu menolak memberikan komentar mengenai pernyataan-pernyataan itu.

Young Howard, ketua Open Radio of North Korea, Rabu, secara terpisah mengemukakan kepada radio PBC yang berpusat di Seoul bahwa uji coba nuklir ketiga sangat mungkin menggunakan uranium yang diperkaya, bukannya plutonium yang digunakan dalam dua uji coba sebelumnya.

Ia mengatakan ia memperkirakan uji coba itu akan dilakukan antara 20 September dan 10 Oktober.

20 September adalah saat berakhirnya kampanye baru "150 hari" Korut untuk meningkatkan ekonominya, sementara 10 Oktober adalah ulang tahun berdirinya partai komunis Korut.

Korut di masa lalu memilih tanggal-tanggal simbolis untuk melakukan uji coba-uji coba senjata.

Pemerintah AS, dalam satu perubahan kebijakan, Jumat, mengatakan pihaknya siap melakukan perundingan langsung dengan Korut dalam usaha membawa Pyongyang kembali ke perundingan perlucutan nuklir yang diikuti enam negara.

Korut mengundurkan diri dari perundingan enam negara April lalu untuk memprotes tindakan PBB menyangkut peluncuran sebuah roket Korut. Dewan Keamanan PBB kemudian memperkuat sanksi-sanksi terhadap Korut setelah negara itu melancarkan uji coba nuklirnya Mei lalu.

Washington sebelumnya mengatakan perundingan bilateral dengan Pyongyang hanya akan dilakukan dalam kerangka perundingan enam negara yang juga termasuk China, Jepang, Rusia dan Korsel.

Korut Berencana Uji Coba Nuklir Ketiga

Kompas
Kompas - Senin, September 14

SEOUL, KOMPAS.com-Para pejabat Korea Selatan menolak berkomentar pada Minggu (13/9) mengenai laporan-laporan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Il mengusulkan uji coba nuklir ketiga sebagai protes atas sanksi-sanksi PBB terhadap negara komunis itu.

Open Radio of North Korea, satu kelompok hak asasi manusia yang berpusat di Seoul, yang mengutip sumber-sumber Pyongyang, pekan lalu mengatakan bahwa Kim mengemukakan kepada para pejabat militer dan partai yang berkuasa agar mempersiapkan satu uji coba nuklir baru.

Seperti dilaporkan AFP, Korut melakukan uji coba nuklir pertama tahun 2006 dan kedua Mei lalu, yang memicu PBB memberlakukan sanksi keras terhadap negara itu.

Dalam satu kunjungan ke Wonsan di pantai timur 26 Agustus, Kim mengatakan uji coba nuklir ketiga diperlukan untuk menghadapi perundingan bilateral dengan Amerika Serikat serta untuk memprotes sanksi-sanksi PBB, kata kelompok hak asasi manusia itu.

Kementerian unifikasi Seoul dan Badan Intelijen Nasional, yang kedua menangani hubungan lintas perbatasan, Minggu menolak memberikan komentar mengenai pernyataan-pernyataan itu.

Young Howard, ketua Open Radio of North Korea, Rabu, secara terpisah mengemukakan kepada radio PBC yang berpusat di Seoul bahwa uji coba nuklir ketiga sangat mungkin menggunakan uranium yang diperkaya, bukannya plutonium yang digunakan dalam dua uji coba sebelumnya.

Ia mengatakan ia memperkirakan uji coba itu akan dilakukan antara 20 September dan 10 Oktober.

20 September adalah saat berakhirnya kampanye baru "150 hari" Korut untuk meningkatkan ekonominya, sementara 10 Oktober adalah ulang tahun berdirinya partai komunis Korut.

Korut di masa lalu memilih tanggal-tanggal simbolis untuk melakukan uji coba-uji coba senjata.

Pemerintah AS, dalam satu perubahan kebijakan, Jumat, mengatakan pihaknya siap melakukan perundingan langsung dengan Korut dalam usaha membawa Pyongyang kembali ke perundingan perlucutan nuklir yang diikuti enam negara.

Korut mengundurkan diri dari perundingan enam negara April lalu untuk memprotes tindakan PBB menyangkut peluncuran sebuah roket Korut. Dewan Keamanan PBB kemudian memperkuat sanksi-sanksi terhadap Korut setelah negara itu melancarkan uji coba nuklirnya Mei lalu.

Washington sebelumnya mengatakan perundingan bilateral dengan Pyongyang hanya akan dilakukan dalam kerangka perundingan enam negara yang juga termasuk China, Jepang, Rusia dan Korsel.

Friday, September 11, 2009

Italia Selangkah Lagi ke Putaran Final Piala Dunia 2010

Tempo
Tempo - Kamis, September 10

TEMPO Interaktif,Turin:Juara bertahan Piala Dunia, Italia semakin memperbesar peluangnya merebut tiket putaran final PD 2010 setelah menang 2-0 dari Bulgaria pada laga kualifikasi Grup 8 di Stadion Olimpico, Kamis (10/9).

Dua gol kemenangan Gli Azzurri dikemas bek Olympique Lyon Fabio Grosso (11) dan bintang Juventus Vincenzo Iaquinta (40). Tambahan tiga opoin ini semakin memperbesar langkah Italia ke putaran final jika dalam pada berikutnya di Irlandia bisa meraih hasil imbang atau menang pada 10 Oktober.

»Kami belum memikirkan putaran final Piala Dunia 2010. Kami belum sampai di sana,” tegas arsitek Italia Marcello Lippi mengomentari kemenangan timnya.

Melawan Irlandia, kapten Italia, Fabio Cannavaro akan absen di Dublin akibat larangan tampi setelah menerima kartu kuning pada laga melawan Bulgaria.

Lippi mengaku kecewa bakal membawa timnya tanpa Canna. »Cannavaro adalah pemain yang saya perlukan di Piala Dunia 2010, itu yang pasti. Kami mempunyai skuad yang bersatu, pasukan dan sebuah tim yang bagus, kami mempunyai opsi pemain untuk menggantikannya,” tegasnya.

Grosso mengemas golnya setelah bekerjasama dengan Andrea Pirlo, untuk menjebol gawang kiper Dimitar Ivanko. Iaquinta yang menerima bola dari Pirlo menggandakan keunggulan sekaligus menutup kemenangan Italia pada menit ke-40.

Menang, Itallia masih memimpin klasemen Grup 8 dengan nilai 20, 4 nilai lebih besar dari Irlandia di tempat kedua, dari hasil 8 kali bermain, di mana masih mengantongi sisa dua permainan. Italia akan menjamu Siprus pada 14 Oktober pada laga final tim di grup. Pada hari yang sama Irlandia akan menjamu Montenegro.

»Kami mampu meladeni performa Italia. Kami bermain kompetitif dan tampil dengan intensitas,” ucap pelatih Bulgaria Stanimir Stoilov mengomentari performa pasukannya.

»Kami memmpunyai beberapa peluang emas namun gagal mencetak gol.”

Portugal Hidupkan Peluang ke Putaran Final Piala Dunia 2010

Tempo
Tempo - Kamis, September 10

TEMPO Interaktif,Budapest:Kans tim nasional Portugal dan pemain terbaik dunia 2008 Cristiano Ronaldo untuk meraih tiket putaran final Piala Dunia 2010 masih terbuka lebar. Itu baru saja dibuktikan skuad Seleccaco-julukan Portugal yang menundukkan Hungaria 1-0 pada laga kualifikasi Grup 1 di Stadion Ferenc Puskas, Kamis (10/9).

Kemenangan Portugal dipersembahkan Pepe lewat sundulannya pada menit ke-9 yang menjebol gawang Hungaria yang dikawal kiper Gabos Babos, mengantisipasi tendangan bebas yang dilancarkan Deco. »Masih ada empat kandidat di zona Eropa yang bisa lolos ke putaran final. Jika tim itu bisa meraih dua kemenangan lagi mereka dipastikan lolos,” papar pelatih Portugal, Carlos Queiroz.

Bertambah tiga angka Portugal bertengger di posisi keiga dengan nilai 13 dari hasil 8 kali bertanding. Skuad Queiroz terpaut lima poin di belakang pemimpin klasemen Denmark, dan dua poin terpaut dari peringkat kedua Swedia, namun unggul dalam agregat gol dari Hungaria.

Portugal akan memainkan laga terakhirnya melawan Hungaria pada 10 Oktober dan Malta empat hari kemudian. Denmark akan menjamu Swedia dan Hungaria. Swedia akan menjamu Albania pada 14 Oktober.

Meski kalah pelatih Hungaria Edwin Koeman puas dengan performa pasukannya. »Kami bermain bagus dalam hal penerapan taktik karena kami mampu meladeni permainan Portugal. Meski kami bukan favorit, siapa menyangka kami tidak bisa mengalahkan Portugal danDenmark?,” tegas Edwin.

David Villa Berani Sesumbar

VIVAnews
By Irvan Beka, Zika Zakiya - Jumat, September 11

VIVAnews - Striker Spanyol, David Villa, termasuk satu dari 18 pemain yang merasa bahagia setelah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2010. La Furia Roja -julukan Spanyol- meraih tiket ke Afrika Selatan setelah menekuk Estonia 3-0.

Melenggang dengan status clean sheet membuat Villa berani sesumbar. Kali ini striker Valencia itu berkoar kalau penampilan di kualifikasi hanyalah sepersekian dari kualitas Spanyol.

"Kami bahagia bukan saja karena lolos (kualifikasi) tapi juga bagaimana cara kami meraihnya," ujar Villa seperti dilansir Goal, Kamis 10 September 2009

"Dengan potensi sepakbola yang ada di Spanyol, melenggang ke Piala Dunia adalah hal kecil," tambahnya.

Bertanding di stadion Municipal de Riazor, gol Spanyol diciptakan Fabregas di menit 32, Santi Cazorla (82') dan Juan Mata (90'). Kemenangan ini sebenarnya belum membuat Spanyol lolos karena masih bisa terkejar Bosnia Herzegovina. Namun di saat bersamaan, lagi-lagi hoki Spanyol, Bosnia hanya bermain imbang 1-1 dengan Turki.

Ini membuat Bosnia tetap berada di peringkat 2 klasemen sementara Grup 5 Zona Eropa dengan 16 poin. Sedangkan Fabregas cs yang tak pernah kalah dalam delapan pertandingan, perkasa di puncak dengan 24 poin.

"Bosnia membuat kami berjuaang keras untuk pertandingan ini. Tapi memang menang adalah satu-satunya hal yang kami lakukan," kata Villa lagi

La Furia Roja menjadi negara Eropa ketiga yang lolos ke turnamen akbar itu. Sebelumnya Belanda di Grup 9 sudah meraih tiket emas ke Afsel. Di waktu bersamaan dengan Spanyol, Inggris meraih tiket berikutnya ke Afsel.

Maradona Menolak Menyerah

VIVAnews
By Ita Lismawati F. Malau, Zika Zakiya - Jumat, September 11

VIVAnews - Diego Armando Maradona menolak untuk menyerah. Pelatih Argentina itu ngotot berpendapat kalau anak asuhnya pasti akan lolos ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

"Hingga darah penghabisan, saya akan berjuang agar Argentina lolos kualifikasi," ujar Maradona seperti dilansir The Sun, Kamis 10 September 2009.

Pernyataan Maradona ini seperti ingin membangkitkan kepercayaan diri publik Argetina pada dirinya. Masalahnya peluang Argentina untuk melangkah ke Afsel makin menipis setelah dikalahkan Paraguay 0-1 di Asuncion, Rabu 9 September 2009 (Kamis pagi WIB).

Ini membuat Albiceleste -julukan Argentina- melorot ke peringkat lima klasemen sementara Zona Amerika Selatan. Dari 16 pertandingan, pasukan Maradona hanya mengumpulkan 22 poin. Kenyataan ini tentu membuat posisi Maradona terdesak. Bukan tidak mungkin masyarakat Argentina memintanya mundur dari kursi pelatih.

"Saya tak takut kritik. Saya tak takut siapa pun. Saya akan terus berjalan tak perduli siapa pun yang mengkritik," tambah Maradona.

"Kita belum tersingkir dari Piala Dunia," tambahnya.

Tim Tango -julukan lain Argentina- memang masih berpeluang lolos ke Afsel. Namun dengan catatan memenangi seluruh pertandingan sisa dan mempertahankan posisi lima.

Dengan begitu, Tim Tango berhak ikut play off melawan peringkat empat Zona Amerika Tengah, Utara, dan Karibia. Kedua tim play off ini akan memperebutkan satu jatah tiket ke Afrika Selatan.

Ancelotti: Sepak Bola Italia Harus Belajar dari Inggris

Tempo
Tempo - Jumat, September 11

TEMPO Interaktif,London:Manajer Chelsea Carlo Ancelotti berharap sepak bola bisa menghilangkan kekerasan dan rasisme untuk memuluskan citra positif seperti yang telah dipegang Liga Primer selama ini.

»Di Italia sepak bolanya masih diganggu dengan aksi kekerasan jadi saya berharap itu akan segera berubah,” harap Carletto, Jumat (11/9).

»Orang-orang yang pergi ke stadion untuk melihat pertandingan apik, seperti di Inggris dan mendukung klubnya-tidak menggunakan kekerasan dan ejekan bernada rasis terhadap pemain.”

Sebelum hijrah dari AC Milan ke Chelsea, pria berusia 50 tahun itu kebanyakan menghabiskan kariernya sebagai pemain maupun pelatih di Serie A Liga Italia.

Ejekan rasis jarang terjadi di Italia, musim lalu Juventus dipaksa untuk bermain pada kompetisi liga tanpa penonton setelah beberapa suporter fanatiknya mengejek striker Inter Milan Mario Balotelli.

»Orang pergi ke stadion untuk melihat pertandingan (di Inggris). Saya menyukai hal ini karena semua bangku di stadion terisi penuh. Di Italia sayangnya tidak seperti itu. Orang-orang di sana (Italia) tidak mempunyai rasa yang sama seperti orang-orang di Inggris,” ketusnya.

»Ini adalah hal yang indah dan menarik untuk melihat di sini (Inggris). Saya menyukainya karena bangku stadion dipenuhi penonton. Ini adalah pengalaman yang sangat positif bagi saya.”

Karier awal Carletto di Inggris terbilang mulus. Buktinya ia mampu membawa The Blues menang pada laga pembuka musim, Community Shield, dengan membungkam Manchester United lewat drama adu penalti 4-1 setelah memaksakkan kedudukan 2-2, diikuti empat kemenangan dari ajang Liga Primer yang mengantarkan Chelsea di puncak klasemen.

Pendekatan Baru Setelah 8 Tahun Serangan 9/11

Kompas
Kompas - Jumat, September 11

KOMPAS.com - Delapan tahun berlalu sejak peristiwa serangan teroris pada 11 September 2001 di Amerika Serikat. Untuk pertama kalinya sejak serangan itu, AS menangani isu perang melawan terorisme dengan menekankan nilai tradisional ketimbang kekuatan.

Masih lekat dalam benak, gambar menara kembar World Trade Center di New York terbakar dan mengepulkan asap hitam, sesaat setelah ditabrak dua pesawat komersial yang dibajak teroris. Salah satu sisi gedung Pentagon yang hancur dan pesawat United Airlines penerbangan 93 yang jatuh di Pennsylvania melengkapi gambaran mengerikan di hari itu.

Tragedi itu menuntun pada tragedi lain, yaitu invasi AS ke Irak dan Afganistan, untuk menumpas kelompok Al Qaeda yang dideklarasikan mantan Presiden George W Bush sebagai dalang serangan 11 September 2001 (9/11).

Kini, AS telah bergerak menjauhi era Bush. Kebijakan untuk secara total melarang penyiksaan, janji menutup Penjara Teluk Guantanamo, dan menutup pusat penahanan rahasia Badan Pusat Intelijen AS (CIA) adalah beberapa di antaranya.

Bahkan, istilah ”perang melawan terorisme” pun ditinggalkan. John Brennan, penasihat Presiden Barack Obama, pada Agustus lalu mengkritik istilah itu, yang mengesankan bahwa AS berperang dengan seluruh dunia.

Perlu diakui bahwa Obama melakukan pendekatan yang berbeda dengan pemerintahan sebelumnya dalam menghadapi terorisme. Merangkul dunia Muslim lebih dekat dan memperbaiki citra AS di mata dunia adalah pilar strategi kebijakan luar negeri Obama.

Pendekatan baru itu bukannya tanpa halangan karena justru tentangan datang dari dalam negeri. Kalangan konservatif, dimotori mantan Wakil Presiden Dick Cheney, menuding Obama ”membahayakan keamanan nasional” dengan menghapus sistem antiteror era Bush.

Hari pelayanan

Di dalam negeri, peringatan tahunan tragedi 11 September 2001 diberi nama baru: Hari Pelayanan dan Kenangan Nasional. Secara konkret, peringatan itu dilakukan dengan melayani tetangga dan masyarakat sekitar.

Proyek itu dilakukan di semua 50 negara bagian di AS, mulai dari pembagian makanan, perbaikan rumah, pembersihan lingkungan sekitar, hingga persiapan bencana. Di banyak tempat, para sukarelawan akan mengumpulkan sumbangan, membuat paket kepedulian, dan menulis ucapan terima kasih.

Sekelompok pengendara motor akan napak tilas rute penerbangan United Airlines, yang seharusnya terbang dari New Jersey ke San Fransisco, tetapi jatuh di Pennsylvania. Napak tilas dengan motor itu merupakan bagian dari upaya menggalang dana 250.000 dollar AS untuk membangun tugu peringatan yang lebih permanen di lokasi jatuhnya pesawat.

Tidak ketinggalan, petenis Serbia, Novak Djokovic, turut berbagi kesedihan dan kepedulian dengan korban 9/11. Djokovic mengundang anak-anak korban 9/11 untuk menonton pertandingan AS Terbuka di lapangan Arthur Ashe dari tribune para pemain.

Satu musuh

Di luar segala peringatan di dalam negeri, benarkan ancaman terorisme telah berlalu dari tanah AS dan Barat? Sepanjang delapan tahun ini, Direktur Biro Investigasi Federal AS (FBI) Robert Mueller menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk fokus pada satu musuh: Al Qaeda. Jumlah agen yang ditugaskan untuk kontraterorisme berlipat ganda, dari 2.154 orang menjadi 5.419 orang.

Ribuan anggota kelompok bersenjata tewas atau ditangkap. Surga para teroris dan kamp pelatihan mereka dihancurkan. Pemimpin tertinggi mereka terdesak ke persembunyian. Mereka terpecah menjadi kelompok kecil di Asia, Timur Tengah, dan Afrika.

Pertanyaannya, apakah terpecahnya Al Qaeda membuat AS dan Barat lebih aman? Ataukah justru memperumit upaya untuk melawan terorisme?

Tom Fuentes, mantan Asisten Direktur FBI, mengatakan, di satu sisi benar bahwa AS dan Barat lebih aman karena Al Qaeda tidak lagi memiliki rantai komando seperti pra-9/11. ”Di sisi lain, Al Qaeda menjadi sedemikian terdesentralisasi sehingga lebih sulit dihentikan. Seperti gunung api yang dorman,” katanya.

”Medan perang” utama kini berada di wilayah terpencil dan tak kenal hukum sepanjang perbatasan Pakistan-Afganistan. Dunia tengah mengikuti dari dekat dan menanti hasil dari kebijakan Obama di wilayah itu, terutama setelah Obama menambah pasukan menjadi sekitar 60.000 orang di Afganistan.

Tiga bulan setelah pidato Obama di Mesir tentang babak baru hubungan AS-dunia Muslim yang banyak disorot, dunia Muslim mulai skeptis terhadap tawaran itu.

Merajut kembali hubungan Barat-Islam yang koyak memang menjadi tantangan jangka panjang.

Diplomat kawakan AS, Ryan Crocker, baru-baru ini menulis di Newsweek tentang hikmah yang bisa diambil dari tragedi 11 September 2001. Rakyat Amerika, tulisnya, belum belajar bahwa menceburkan diri dalam situasi keras dan kacau tidak memberi solusi bagi perlawanan terhadap terorisme.

”Arogansi dan pengabaian akibat kekuasaan berlebihan bisa menciptakan narasi baru penghinaan yang menumbuhkan balas dendam berabad-abad dari sekarang,” ujar Crocker. Yang diperlukan adalah ”kesabaran strategis”, sesuatu yang secara tradisional sulit diterima rakyat Amerika. (ap/afp/reuters/bbc/fro)

Thursday, September 10, 2009

Tak Pernah Kalah, Spanyol ke Putaran Final Piala Dunia 2010

Tempo
Tempo - Kamis, September 10

TEMPO Interaktif,Merida:Tim nasional Spanyol berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 setelah menekuk Estonia 3-0 pada laga kualifikasi Grup 5 di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (10/9).

Hasil ini melanjutkan rekor 100 persen kemenangan La Furia Roja di grup. Lolos armada Vicente del Bosque sekaligus keluar sebagai juara grup di mana masih mengantongi sisa dua pertandingan setelah merebut 8 kemenangan dari 8 laga.

»Ini adalah hari yang baik bahkan jika kami mungkin tidak bermain bagus ini cukup menjadi modal bagi kami untuk lolos ke babak final Piala Dunia 2010,” bungah Del Bosque.

Spanyol, kampiun Euro 2008 terlihat sulit untuk menembus pertahanan Estonia. Passing-passing pendek dari kaki ke kaki yang menjadi ciri khas tim seperti menghilang pada awal permainan. Sebaliknya, Estonia justru membuat beberapa peluang emas.

Peluang itu didapat gelandang Konstantin Vassijev yang berhasil lolos dari hadangan Gerrard Pique di sayap kiri pada menit ke-17, yang kemudian melancarkan tendangan silang namun gagal dimanfaatkan Tarmo Kink lewat sundulannya yang hanya membentur tiang gawang kiper Iker Casillas, sebelum Sergei Zenjov juga membuang peluang setelah mendapat passing cantik dari Andres Oper.

Peluang Spanyol baru tercipta pada menit ke-24 ketika tendangan David Villa dari operan Xavi Hernandez hanya menemui ruang kosong. Hal yang sama terjadi setelah Fernando Torres gagal mengantisipasi peluang emas yang tercipta satu menit berselang.

El Nino menjawab tuntas hal itu dengan menceploskan gol awal Spanyol pada menit ke-33 setelah menjebol gawang Kroasia yang dikawal kiper Sergei Pareiko. Gol itu tercipta setelah bintang Arsenal itu bekerjasama dengan David Silva.

Pemain pengganti Santiago Cazorla menambah keunggulan Matador menjadi 2-0 ketika melancarkan tendangannya dari jarak dekat ke gawang Pareiko. Pemain sayap Valencia, Juan Mata menutup kemenangan Spanyol pada menit ke-82 setelah tampil menggantikan Silva.

Mengetahui timnya menang dan lolos ke putaran final PD 2010, para pemain Spanyol sontak melakukan selebrasi liar. Teriakan-teriakan »Espana! Espana membahana di seantero Bernabeu.

»Kami berusaha untuk tampil terbaik namun Spanyol bermain lebih bagus dan itulah realitasnya. Ini akan menjadi kisah yang lain jika kami lolos ke Afrika Selatan. Akan ada tim-tim kuat yang akan saling berjibaku untuk menang dan Piala Dunia akan selalu melibatkan keberuntungan,” keluh pelaih Estonia, Tarmo Ruutli.

Hasil imbang 1-1 antara Bosnia dengan Turki pada laga lain Grup 5 cukup untuk mengantarkan Spanyol ke putaran final PD 2010 dan diikuti dengan kemenangan 5-0 dari Belgia pekan lalu.

Tuesday, September 8, 2009

Kaka: Piala Dunia Hampa Tanpa Argentina

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Jufri - Senin, September 7

VIVAnews - Kekalahan dari Brasil 1-3 mengecilkan peluang Argentina lolos ke Piala Dunia 2010. Bintang Brasil, Ricardo Kaka justru tak ingin Argentina gagal lolos ke Afrika Selatan.

Sejak ditangani Diego Maradona, Argentina belum menunjukkan tajinya di Amerika Selatan. Tercatat selama jabatan itu dipegang mertua Kun Aguero, Tim Tango telah menjalani 15 pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010. Argentina enam kali menang, empat kali seri dan lima kali kalah.

Dari statistik yang didapat rupanya menyimpan arti khusus bagi Kaka. Pemain Real Madrid itu menganggap Argentina masih pantas ke Afrika Selatan. Dan menurutnya, Piala Dunia terasa hampa tanpa Tim Tango.

"Piala Dunia tanpa Argentina tidaklah bagus," tutur mantan pemain AC Milan itu kepada ANSA, Senin 7 September 2009. "Kami melakoni kualifikasi. Tentu saja bagus kalau mereka (Argentina) kalah, tapi akan membuat saya senang jika mereka juga berada di sana (Afrika Selatan). Saya tidak bercanda," tambahnya.

Meski Argentina menerima kekalahan, namun Kaka masih mengharapkan Argentina tetap melaju ke Piala Dunia. Dan menurutnya, musuh bebuyutannya itu masih menjadi salah satu tim terbaik dunia.

Dengan hasil yang kurang bagus di pertandingan terakhir, itu membuat Argentina duduk di posisi 4 klasemen Zona Amerika Selatan. Tim Tango mengantongi 22 poin di bawah Chile dan Paraguay dengan 27 poin.

Dari 10 tim Amerika Latin, hanya empat langsung lolos ke Afrika Selatan. Idealnya, kalau Argentina masih memperoleh hasil kurang memuaskan, harapan untuk melaju ke Afrika Selatan bisa kandas.

Pasalnya, Kolombia yang kini berada di posisi 5 telah mengumpulkan 20 poin, selisih dua dari anak buah Maradona. Kolombia tentu semakin menjadi ancaman Tim Tango untuk melenggang ke Afrika Selatan.

Tips Sukses Chelsea untuk Timnas

VIVAnews
By Irvan Beka, Zika Zakiya - Senin, September 7

VIVAnews - Inggris bersiap meladeni Kroasia di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2010 di Wembley pada Rabu 9 September mendatang. Meski berstatus sebagai tuan rumah, The Three Lions tidak ingin terlalu percaya diri.

Masih teringat bagaimana November 2007 lalu, Kroasia menekuk Inggris 3-2. Ini membuat The Three Lions harus mengubur mimpi lolos ke Euro 2008. Untuk mencegah kekalahan kembali terjadi, John Terry punya jurus ampuh.

JT -sapaannya- menyarankan agar The Three Lions mengadopsi sistem yang digunakan Chelsea. Inti dari sistem tersebut adalah persiapan fisik yang matang dan membuat pemain fit sepanjang pertandingan.

"Dari sudut pandang personal saya nilai pertandingan terakhir di Zagreb (melawan Kroasia) sangat melibatkan fisik," ujar JT seperti dilansir City AM, Senin 7 September 2009.

"Mereka menentukan irama permainan sejak awal dan itulah yang akan kami lakukan. Tapi secara fisik, seperti yang kami lakukan di Chelsea, Andaharus berusaha memenangi pertandingan sejak menit pertama. Itulah kuncinya, menentukan irama pertandingan," katanya lagi.

Ilmu yang dibagikan JT bisa saja diterapkan ke timnas. Namun tanpa itu pun The Three Lions sudah tampil cukup baik di tangan Fabio Capello. Terbukti di klasemen sementara Grup 6 Zona Eropa, Inggris berada di puncak dengan 21 poin.

Sedangkan Kroasia masih setia menguntit di peringkat dua dengan selisih lima poin. Bila dalam laga di Wembley nanti Inggris kembali meraih poin sempurna, maka pintu ke Afrika Selatan makin terbuka lebar.

Monday, September 7, 2009

Kondisi Sneijder Legakan Mourinho

VIVAnews
By Toto Pribadi - Senin, September 7

VIVAnews - Jose Mourinho sempat dibuat khawatir dengan cederanya Wesley Sneijder. Tapi allenatore Inter Milan ini dapat bernafas lega setelah cedera trequartista nya itu tak parah.

Sneijder mengalami cedera saat Belanda menggelar laga persahabatan melawan Jepang di Stadion Enschede, markas FC Twente. Sneijder yang mencetak gol kedua saat Belanda taklukkan Jepang 3-0 terlihat terpincang di akhir pertandingan.

Kontan itu membuat kubu Nerazzurri was-was. Pasalnya, Sneijder kini langsung menjadi pemain kunci Mourinho. Tak adanya pelapis sang trequartista menjadi alasan Mourinho khawatir.

Seperti dilansir Skysport, cedera gelandang 25 tahun ini tak parah. Dalam pemeriksaan medis, Sneijder hanya divonis terkilir.

Namun Mourinho masih menyisakan kekhawatiran. Pelatih asal Portugal ini terancam kehilangan Sneijder saat Inter menjamu Parma di Serie A, Minggu 13 September 2009 nanti.

Kakutagate, Platini Siapkan Regulasi Baru

VIVAnews
By Toto Pribadi - Senin, September 7

VIVAnews - Kasus pendekatan ilegal yang dilakukan Chelsea mendapat perhatian dari UEFA. Lewat sang Presiden Michel Platini, UEFA kini akan menerapkan larangan transfer pemain di bawah 18 tahun.

Sebelumnya, Chelsea dilarang oleh FIFA melakukan belanja pemain hingga 2011 setelah melakukan perekrutan ilegal terhadap Gael Kakuta. Kasus yang kini lebih dikenal dengan Kakutagate ini terjadi 2007 lalu saat sang pemain masih berusia 15 tahun dan menjadi milik Lens.

Sebenarnya sebelum Kakutagate ini meledak, Platini telah mencium gelagat tak sedap. Legenda Prancis ini khawatir talenta-talenta belia yang dimiliki klub-klub kecil akan menjadi santapan klub-klub elit khususnya Liga Inggris.

Guna mencegah hal itu, sebuah proposal kini dipersiapkan untuk memberikan larangan bagi klub-klub Eropa melakukan transfer pemain dibawah umur. Regulasi itu berupa larangan klub melakukan transfer pemain di bawah usia 18 tahun, khususnya di Prancis dan Italia.

Seperti yang dilansir Daily Star, proposal baru ini kini juga mendapat dukungan dari Presiden FIFA Sepp Blatter. Dua badan sepakbola ini (UEFA & FIFA) kabarnya berniat menerapkan aturan baru ini musim depan.

Beberapa kasus pendekatan ilegal lainnya:

1. Le Havre menilai Manchester United telah melakukan pendekatan ilegal saat mendapatkan Paul Pogba. Le Havre juga telah melakukan protes resmi kepada FIFA.

2. Fiorentina tengah mempertimbangkan untuk mengajukan protes kepada FIFA terkait transfer kapten timnas Italia U-16 Michele Fornasier yang dilakukan MU.

3. Chelsea juga mendapat komplain lain dari Reggina setelah dianggap mencuri asetnya Vincenzo Camilleri, 15 tahun.

Sir Alex Ferguson Pandai Bersilat Lidah

VIVAnews
By Toto Pribadi - Senin, September 7

VIVAnews - Perdebatan mengenai aksi diving Wayne Rooney ternyata juga menyeret nama Sir Alex Ferguson. Beberapa media di Inggris menilai manajer Manchester United ini sebagai manajer yang pandai bersilat lidah.

Ya, kemenangan timnas Inggris atas Slovenia kemarin memang tak lepas dari aksi terjatuhnya Rooney. Wasit langsung menghadiahi penalti buat The Three Lions. Inggris akhirnya menang tipis 2-1 lewat penalti Frank Lampard dan gol Jermaine Defoe.

Usai pertandingan perdebatan mengenai aksi Rooney langsung menghiasi media Inggris. Kubu Slovenia mengklaim aksi Rooney murni diving. Meski Rooney mengklaim dirinya dilanggar, namun banyak kalangan yang melihat video rekaman melihat tidak ada kontak berarti.

Kontroversial Rooney itu pula yang menyeret nama pelatihnya di MU itu. Masih segar dalam ingatan saat Ferguson paling lantang mendukung keputusan UEFA memberikan sanksi dua pertandingan bagi bintang Arsenal Eduardo.

Eduardo dianggap UEFA melakukan aksi tidak terpuji saat Arsenal menjamu Glasgow Celtic playoff Liga Champions lalu. Ferguson menyebut aksi Eduardo sebagai tindakan yang tidak bisa diterima dan layak diberikan sanksi.

"Saya tidak senang jika pemain saya melakukan hal itu (diving). Tidak ada pelatih yang bangga jika mendapatkan kemenangan dengan cara itu," ujar Ferguson saat mengomentari aksi diving Eduardo seperti dilansir ESPN.

Namun saat aksi Rooney mendapat kritikan dari berbagai pihak, Ferguson membuat pernyataan yang kontras. Manajer kondang asal Skotlandia ini terlihat melindungi Rooney dari hujanan kritikan.

"Ketika Anda membuat kritik mengenai pemain Anda itu akan sangat berbahaya buat moral pemain di kamar ganti. Tugas Anda adalah menjaga kondisi di kamar ganti dan menjaga kekompakan. Anda menjadi picik dan protektif jika mengenai pemain sendiri. Kami semua egois dengan cara itu," bebernya.

Namun tindakan Fergie tentu sangat wajar. Pasalnya, ia memang harus menjaga moral Rooney guna mewujudkan ambisinya mempertahankan gelar Liga Inggris musim ini.

Liverpool Daftarkan Skuad Liga Champions

VIVAnews
By Toto Pribadi - Senin, September 7

VIVAnews - Liverpool akhirnya mengumumkan skuadnya yang akan berlaga di ajang Liga Champions. The Reds telah mendaftarkan 28 pemain yang akan diturunkan di babak penyisihan grup kepada UEFA.

Seperti yang dilansir This Is Anfield, dalam skuad yang dibawa manajer Rafael Benitez, Liverpool rupanya meninggalkan bek kanannya asal Swiss Philipp Degen.

Namun dalam skuad yang didaftarkan Benitez, beberapa pemainnya masih berkutat dengan cedera. Termasuk pemain anyarnya Alberto Aquilani.

Liverpool sendiri akan menjalani laga pertama di kandang guna menjamu Debreceni VSC pada 16 September 2009 mendatang.Liverpool dan juara Hungaria ini memang tergabung dalam Grup E bersama dengan jawara Liga Prancis Olimpyque Lyon dan wakil Italia Fiorentina.

Di grup ini, The Reds diprediksikan tidak akan kesulitan melangkah ke babak selanjutnya. Hadangan terberat mungkin akan datang dari Lyon yang juga punya catatan manis dalam sejarah Liga Champions.

Skuad Liverpool di Liga Champions: Diego Cavalieri, Pepe Reina, David Martin, Glen Johnson, Daniel Agger, Fabio Aurelio, Sotirios Kyrgiakos, Emiliano Insua, Jamie Carragher, Stephen Darby, Martin Kelly, Martin Skrtel, Andrea Dossena, Alberto Aquilani, Steven Gerrard, Yossi Benayoun, Javier Mascherano, Lucas Leiva, Jay Spearing, Damien Plessis, Albert Riera, Fernando Torres, Andriy Voronin, Dirk Kuyt, Ryan Babel, David Ngog, David Amoo, Nathan Eccleston.

Heskey Terima Tantangan Defoe

VIVAnews
By Toto Pribadi - Senin, September 7

VIVAnews - Emile Heskey sadar masa depannya di timnas Inggris kini terancam. Penampilan gemilang Jermain Defoe saat The Three Lions menaklukkan Slovenia 2-1 di laga persahabatan lalu jadi alasannya.

Tak mampu bersinar di klubnya Aston Villa dan di timnas kini menjadi kenyataan pahit yang harus dihadapi striker veteran Inggris ini. Heskey bahkan terancam tak akan dimainkan di laga kontra Kroasia, Rabu 9 September 2009 nanti.

Dalam enam pertandingan Heskay tak mampu mencetak gol. Hanya tujuh gol dalam 54 pertandingan bersama timnas juga menjadi bukti masa depan Heskey terancam.

Kontras dengan Defoe. Penentu kemenangan Inggris atas Slovenia ini sedang dalam kondisi terbaiknya. Tujuh gol dalam enam pertandingan cukup menjadi bukti ketajaman striker Tottenham Hotspur ini.

Heskey sadar jika untuk memenangkan posisi sebagai pendamping Wayne Rooney dia harus mencetak gol. Ambisi itu yang akan diwujudkan Heskey demi mendapatkan satu jatah ke Afrika Selatan nanti.

“Jermain (Defoe) telah melakukan secara brilian. Setiap dia masuk ke lapangan dia selalu mencetak sebuah gol dan itu brilian untuk dilihat," ujar Heskey kepada Mirror Football.

“Anda tidak dapat protes mengenai rekor dia dan dia tidak protes meski tidak dimainkan sekalipun. Kami dalam kompetisi untuk satu tempat. Saya suka bermain sebagai striker utama dan Defoe juga," tambahnya.

Meski sadar tak mudah namun Heskey tetap menaruh keyakinan akan dapat menjawab tantangan Defoe. Untuk itu Heskey sangat berharap dapat menemukan ketajamannya bersama Aston Villa.

“Ketika Anda selalu bermain maka kemungkinan akan terpilih untuk Inggris. Saya harus mendapatkan tempat utama di Villa dan saya yakin dengan kemampuan saya," tegasnya.

Menghadapi Kroasia, Heskey mengaku yakin akan tetap dimainkan Fabio Capello. Selain sudah pernah menjajal tim besutan Slaven Bilic, permainan lawan Kroasia memang lebih membutuhkan adu fisik. Terkait duel fisik, Heskey tentu lebih baik dari Defoe.

Brasil Kehilangan Kaka, Fabiano, Lucio

VIVAnews
By Irvan Beka - Senin, September 7

VIVAnews - Kemenangan heroik Brasil atas Argentina di Kualifikasi Piala Dunia hari Sabtu, 5 September 2009, harus dibayar mahal. Setidaknya lima pemain mereka tak bisa tampil di pertandingan berikutnya.

Tak tanggung-tanggung. Lima pemain yang dipastikan absen saat menghadapi Chile hari Rabu (9/9) adalah pemain andalan Dunga. Mereka adalah Kaka, Luis Fabiano, Kapten Lucio, Ramires dan Robinho.

Empat pemain pertama tak bisa turun menghadapi Chile karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan Robinho mengalami cedera otot paha.

"Robinho tak bisa main tapi akan tetap bersama tim," kata Juru Bicara tim Brasil Rodrigo Paiva.

Empat pemain lain yang dihukum akumulasi kartu kuning langsung kembali ke klub masing-masing.

Walau kehilangan pemain andalannya, Dunga tak perlu terlalu khawatir karena mereka telah meloloskan diri ke putaran final Piala Dunia. Kemenangan 3-1 atas Argentina Sabtu lalu mempertegas posisi mereka di puncak klasemen sementara dengan tiga pertandingan tersisa.

Saturday, September 5, 2009

Ronaldo Tolak Tawaran Tiga Klub Eropa

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Toto Pribadi - Jumat, September 4

VIVAnews - Nama Ronaldo Luis Nazario da Lima masih mempunyai daya tarik tersendiri. Striker Brasil ini masih laris manis di Italia, bahkan Inggris. Tapi, Ronaldo tak ingin meninggalkan Brasil.

Mantan striker dan legenda timnas Brasil ini memang kembali menunjukkan ketajamannya setelah meninggalkan AC Milan, klub Eropa yang terakhir dibelanya. Ronaldo kini menjadi andalan klub elit Liga Brasil, Corinthians.

Roma memang berniat mendatangkan kembali striker berusia 32 tahun ini ke Italia. Namun, tawaran Giallorossi rupanya tak membuat Ronaldo tergiur.

Padahal, top skorer Piala Dunia 2002 ini juga ditawari gaji yang lebih besar. Selain Roma, klub Liga Inggris

macam Tottenham Hotspur dan Blackburn Rovers juga mengaku berminat.

Seperti dilansir FourFourTwo, pesona Ronaldo juga memikat beberapa klub Amerika Serikat dan Qatar. Tentu dengan gaji yang berlipat tentunya. Tapi, pahlawan Brasil saat tampil sebagai juara di Piala Dunia 2002 ini masih kerasan di tanah kelahirannya.

Sepanjang karirnya di Eropa, Il Phenomenon telah membela klub elit macam Barcelona, Real Madrid dan duo Milan, Inter Milan dan AC Milan. Karir Ronaldo memang sempat pasang surut karena sering dihantam cedera.

Tahun lalu, ia memutuskan untuk meninggalkan AC Milan setelah menderita cedera lutut menahun. Setelah sembuh, Ronaldo memilih Corinthians sebagai klub barunya.

Ronaldo Tolak Tawaran Tiga Klub Eropa

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Toto Pribadi - Jumat, September 4

VIVAnews - Nama Ronaldo Luis Nazario da Lima masih mempunyai daya tarik tersendiri. Striker Brasil ini masih laris manis di Italia, bahkan Inggris. Tapi, Ronaldo tak ingin meninggalkan Brasil.

Mantan striker dan legenda timnas Brasil ini memang kembali menunjukkan ketajamannya setelah meninggalkan AC Milan, klub Eropa yang terakhir dibelanya. Ronaldo kini menjadi andalan klub elit Liga Brasil, Corinthians.

Roma memang berniat mendatangkan kembali striker berusia 32 tahun ini ke Italia. Namun, tawaran Giallorossi rupanya tak membuat Ronaldo tergiur.

Padahal, top skorer Piala Dunia 2002 ini juga ditawari gaji yang lebih besar. Selain Roma, klub Liga Inggris

macam Tottenham Hotspur dan Blackburn Rovers juga mengaku berminat.

Seperti dilansir FourFourTwo, pesona Ronaldo juga memikat beberapa klub Amerika Serikat dan Qatar. Tentu dengan gaji yang berlipat tentunya. Tapi, pahlawan Brasil saat tampil sebagai juara di Piala Dunia 2002 ini masih kerasan di tanah kelahirannya.

Sepanjang karirnya di Eropa, Il Phenomenon telah membela klub elit macam Barcelona, Real Madrid dan duo Milan, Inter Milan dan AC Milan. Karir Ronaldo memang sempat pasang surut karena sering dihantam cedera.

Tahun lalu, ia memutuskan untuk meninggalkan AC Milan setelah menderita cedera lutut menahun. Setelah sembuh, Ronaldo memilih Corinthians sebagai klub barunya.

Lupakan Trisula, Maradona Duetkan Tevez-Messi

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Toto Pribadi - Jumat, September 4

VIVAnews - Diego Maradona akan menjalani laga hidup dan mati di kualifikasi Piala Dunia 2010. Timnas Argentina akan menjamu Brasil di Rosario, Sabtu 12 September 2009 nanti. Penyerang terbaik kini dipersiapkan El Pibe de Oro.

Ya, kekalahan memang akan membuat Argentina gagal melaju ke Afrika Selatan. Dan secara otomatis, nama besar Maradona akan ternoda dan dipastikan akan dihujat publik Argentina. Sadar dalam posisi gawat darurat, Maradona tak main-main memilih skuad terbaiknya.

Maradona memang tak mengumumkan secara resmi skuadnya saat kontra Brasil. Tapi, Maradona juga tak membantah jika di barisan depan, ia akan memasang Lionel Messi dan Carlos Tevez.

Maradona yang biasa memasang trisula penyerang rupanya sadar melawan Brasil harus memperkuat lini tengah. Karena itu, ia pilih memasang dua striker di barisan depan.

Sebagai pelapis, Maradona tetap menempatkan Martin Palermo, Lisandro Lopez, Sergio Aguero dan Ezequiel Lavezzi. Mereka akan diturunkan jika duo kurcacinya itu terlihat melempem.

"Kami harus segera menekan Brasil untuk mendapatkan hasil. Menjaga agar mereka tidak mencetak gol lewat Ricardo Kaka, Robinho dan Luis Fabiano," ujar Maradona kepada yahoosport.

Namun, Maradona bukan tanpa masalah. Jantung pertahanan Albicelestes terlihat tak mumpuni setelah beberapa nama besar absen.

Cederanya Gabriel Milito dan Martin Demichelis semakin membuat lubang di jantung pertahanan. Terlebih Walter Samuel tak lagi memikat Maradona.

Alhasil, Maradona kemungkinan besar akan menempatkan bek miskin pengalaman Nicolas Otamendi dan Sebastian Dominguez yang akan ditopang Javier Zanetti dan Gabriel Heinze sebagai bek sayap.

Argentina memang butuh tiga poin karena saat ini hanya nangkring di peringkat 4 Zona Amerika Latin. Tim Tango masih tertinggal lima poin dari Brasil yang kini berada di puncak klasemen.

Prakiraan Starting XI:

Mariano Andujar; Javier Zanetti, Nicolas Otamendi, Sebastian Dominguez, Gabriel Heinze; Maximiliano Rodriguez, Javier Mascherano, Juan Sebastian Veron, Jesus Datolo; Lionel Messi, Carlos Tevez.

Capello Pasangkan Rooney-Defoe

Tempo
Tempo - Sabtu, September 5

TEMPO Interaktif, London - Inggris akan menghadapi Slovenia dalam uji coba besok. pelatih Fabio Capello kemungkinan akan melakukan perbuahan di lini depan timnya. Ia akan menduetkan Wayne Rooney dengan Jermain Defoe.

Sebelumnya keduanya jarang jadi starter. Capello lebih kerap menduetkan Rooney dengan Emile Heskey atau Peter Crouch. Namun Heskey belakangan tak tampil maksimal bersama Aston Villa. Defoe justru tengah mencorong bersama Tottenham Hotspur: mencetak empat gol dan mengantar tim itu tak terkalahkan dalam empat laga awalnya.

Bagi Defoe kesempatan sebagai starter itu tak akan disia-siakan. Ia juga perlu menjawab keraguan efektivitas kerja samanya dengan Rooney karena dalam laga sebelumnya keduanya hanya menyumbang satu gol selama bekerja sama 464 menit.

Januari, Beckham Kembali Memperkuat AC Milan

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah - Sabtu, September 5

VIVAnews - Tahun baru, David Beckham segera berkostum baru, tapi lama. Kabar di Italia, Beckham akan kembali ke klub yang pernah diperkuatnya, AC Milan pada Januari 2010.

Menurut Il Giornale, Beckham dipastikan akan memanaskan lini tengah tim asuhan Leonardo itu. Gelandang berusia 34 itu juga memulai usaha untuk mempertahankan tempatnya di skuad Inggris ke Piala Dunia 2010.

Rossoneri memang masih menyisakan satu posisi khusus buat Beckham. Terutama setelah Milan gagal mendapatkan Blerim Dzemaili dari Torino. Dzemaili pilih mendarat di Parma.

Becks akan comeback ke Milan di bursa transfer musim dingin annti. Gelandang Los Angeles Galaxy ini ingin dibawa Fabio Capello ke Afrika Selatan.

Becks disebut siap kembali ke Eropa. Ia telah menyelesaikan semua detail kontrak bersama Galaxy. Tanggal comeback Becks pun telah dirilis, 6 Januari 2009 saat Rossoneri bentrok dengan Genoa.

Tak seperti kesempatan pertama di San Siro yang berstatus pinjaman dari Galaxy, kini Beckham akan diikat klub raksasa Italia itu sampai Juni 2010. Koran di Milan itu menyebut bahwa suami Becks, Victoria, dan tiga anaknya juga akan diboyong ke Milan.

Beckham sangat diinginkan Milan karena penampilan memukau. Milanlab juga menyebut kondisi bapak tiga anak ini sangat prima.

Dua pekan lalu, mantan bintang Manchester United ini bilang kepada La Gazzetta Dello Sport bahwa ia ingin kembali Milan. Tentu saja, ia juga meralat rencana pulang ke Premier League.

Pelatih Diavolo Rosso, Leonardo juga sangat senang timnya bisa kembali diperkuat Beckham. Meski begitu, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari semua kubu.
Hanya Inter Bisa Bajak Messi dari Barcelona
VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Toto Pribadi - Sabtu, September 5

VIVAnews - Sangat sulit tentunya membajak Lionel Messi dari Camp Nou dalam beberapa tahun ke depan. Namun, bukan mustahil jika Messi suatu saat akan meninggalkan klub tercintanya itu.

Keyakinan Messi tak akan selamanya berkostum Barcelona juga dimiliki Internazionale Milan. Bahkan, Inter kabarnya telah mengantongi kesepakatan dengan ayah sekaligus agen sang pemain, Jorge Messi.

Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, dengan kesepakatan ini maka hanya Inter yang akan menjadi klub Messi jika ia memutuskan pergi dari Barcelona.

Beberapa waktu lalu, media-media Spanyol mengklaim jika Messi telah menandatangani kontrak baru di Blaugrana. Bintang timnas Argentina ini akan bertahan di Camp Nou hingga 2016. Tak hanya itu, Messiah juga telah sepakat dengan klausa buy-out seharga 250 juta euro.

Tapi, media Italia tak kalah yakin jika Messi akan menjadi penghuni Guiseppe Meazza suatu saat nanti. Massimo Moratti sendiri yang dikabarkan telah mendapat persetujuan dari Jorge Messi. Jorge sepakat jika anaknya akan bergabung dengan Inter jika memang harus pergi dari Camp Nou.

Messi dan Barca boleh mengklaim akan selalu menjalin kebersamaan. Tapi, tidak ada yang mustahil dalam sepakbola. Sekali Messi ingin pergi, Inter akan datang menjadi yang pertama untuk menggelar negosiasi.

Hal pendukung lainnya tentu hubungan baik Inter dengan Barcelona. Bahkan, kabarnya kesediaan Inter melepas Zlatan Ibrahimovic dan mendatangkan Samuel Eto'o juga dibumbui dengan aroma Messi.

Park Ji-sung Kecam Liga Korea

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah - Sabtu, September 5

VIVAnews - Bintang Manchester United, Park Ji-sung sangat kecewa dengan liga sepakbola negaranya. Terutama saat K-League melarang pemainnya memperkuat timnas Korea Selatan (Korsel).

Padahal, Korsel butuh beberapa pemain terbaiknya dalam laga uji coba kontra Australia di Seoul. K-League menganggap padatnya jadwal liga tak memungkinkan untuk itu.

Dan tentu saja ini sangat mengecewakan Park sebagai kapten timnas Negeri Ginseng itu. "Tak mengizinkan pemain itu tindakan sangat memalukan. Apalagi, itu untuk laga internasional," sebut Park kepada tribal.

Pemain yang baru saja memperpanjang kontrak dengan MU ini menyebut ada keanehan antara Federasi Sepakbola Korea (KFA) dan K-League. "Saya jadi tak yakin Korea ingin meraih hasil bagus di Piala Dunia," tutup Park.

Lippi: Italia Mampu Pertahankan Gelar

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah, Jufri - Sabtu, September 5

VIVAnews - Optimisme sang pelatih Italia, Marcello Lippi terus disuarakan. Menurutnya, dengan membangun tim yang solid, tentu kenangan Piala Dunia 2006 lalu akan bisa diulang kembali.

Akhir minggu ini, banyak negara yang akan menjalani babak kualifikasi untuk menuju Piala Dunia 2010 nanti. Salah satunya Italia. Negeri Pizza itu kurang diunggulkan menjadi juara untuk kelima kalinya di Afrika Selatan.

Hal itu beralasan, karena pada saat Piala Konfederasi 2009 lalu, Italia tampil kurang maksimal. Dan rupanya, itu memancing spekulasi yang mengatakan Italia kurang difavoritkan menjadi juara Piala Dunia 2010.

Tapi berbeda dengan Lippi, pelatih 61 tahun itu justru yakin dan percaya kalau anak buahnya mempu mengulang sukses empat tahun silam di Jerman.

"Kami sedang merenovasi tim," tutur Lippi seperti dilansir Dispatch.

"Di Piala Dunia 2010, kami akan mengulanginya (juara). Saat tim Italia berkompetisi selama 30-40 hari, mereka tahu cara menang dan menang lagi," lanjutnya.

"Sejujurnya kami berada dalam tahap renovasi tim. Kami sedang membangun tim. Kami menambahkan banyak pemain muda dan sekarang kami harus berfikir tentang kualifikasi," tandasnya.

Trezeguet Pulang ke Prancis, Musim Depan

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah - Sabtu, September 5

VIVAnews - Juventus dipastikan akan kehilangan salah satu striker asing terbaiknya. David Trezeguet akan segera meninggalkan Italia.

Ini jadi musim terakhir Trezegol di Juventus. Cedera dan inkonsistensi permainan membuat striker Prancis ini mulai jarang diandalkan sebagai penyerang Bianconeri.

Striker 31 tahun ini juga sudah sulit kembali ke penampilan terbaiknya. Menurut Corriere dello Sport, Trezeguet telah menemukan rumah untuk pulang ke kampung halamannya di musim depan.

Mantan klubnya, Monaco sangat senang menerimanya kembali. Mereka ingin bereuni setelah melepasnya ke klub raksasa Turin itu pada 2000.

Klub Prancis lainnya, Olympique Marseille dan AC Milan juga dirumorkan tertarik kepada striker veteran itu. Tapi, mantan klub Trezegol tampaknya lebih berpeluang.

Monaco dikabarkan segera menyusun pertemuan dan negosiasi dengan perwakilan Trezegol.

Pelajar China Bercita-cita Jadi Koruptor

VIVAnews
By Antique, Harriska Farida Adiati - Sabtu, September 5

VIVAnews - Seorang pelajar di China menjadi kesayangan media negeri Tirai Bambu itu baru-baru ini. Pasalnya, di hari pertama masuk sekolah, murid perempuan tersebut berkata ingin menjadi pejabat korup saat besar nanti.

Seperti dikutip dari laman Asia One, Jumat, 4 September 2009, siswi berusia enam tahun tersebut mengungkapkan cita-citanya dalam sebuah wawancara yang ditampilkan di laman internet di China selatan.

"Kalau saya besar nanti, saya ingin jadi pejabat pemerintah," kata gadis kecil yang wajahnya disamarkan untuk menutupi identitasnya tersebut. "Pejabat seperti apa?" tanya pewawancara. "Pejabat yang korup, karena pejabat korup punya banyak sekali barang," jawabnya.

Setelah ditampilkan di dunia maya, para blogger menggambarkan komentar siswi tersebut sebagai sebuah refleksi dari realitas sosial. Sejumlah pelajar lain yang juga muncul dalam video diberi pertanyaan sama. Banyak di antara mereka bilang ingin menjadi guru, sedangkan siswa lain belum tahu apa cita-cita mereka.

Pengguna ruang dialog di internet memuji atas pandangan realistis gadis tersebut akan kehidupan. Komentator lain bersikap sinis atas korupsi yang merajalela di China.

"Sosialisme sudah mengeluarkan versi baru dari 'The Emperor's New Clothes," tulis sebuah posting.

"Keburukan hidup sudah meracuni anak-anak, bagaimana kita akan mendidik generasi selanjutnya?'" tulis posting lain.

Sementara itu, Presiden China Hu Jintao berulang kali mengultimatum bahwa korupsi adalah salah satu ancaman terbesar bagi legitimasi hukum Partai Komunis.

WHO: H1N1 Renggut 2.837 Jiwa, Virus Tidak Bermutasi

Antara
Antara - Sabtu, September 5

Jenewa (ANTARA/Reuters) - Flu H1N1 telah merenggut sedikitnya 2.837 jiwa namun tidak mengakibatkan penyakit yang lebih parah daripada sebelumnya, dan virus itu tidak bermutasi, demikian diumumkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Jumat.

WHO mengamati secara cermat virus itu untuk mendeteksi mutasi yang mungkin menunjukkan bahwa virus itu semaki mematikan.

"Virus itu tidak bermutasi atau berubah bentuk," kata jurubicara WHO Gregory Hartl kepada pers.

"Kami terus mengamati meningkatnya jumlah kematian karena kami melihat kasus yang kian banyak," tambahnya.

Sekitar seperempat juta orang telah dipastikan terserang penyakit itu melalui uji laboratorium di seluruh dunia, namun angka ini jauh lebih rendah daripada jumlah yang sesungguhnya, kata badan PBB itu, yang telah berhenti meminta negara-negara melaporkan kasus individu.

Sebuah pernyataan mingguan WHO mengenai perkembangan terakhir penyakit itu dikeluarkan pada Jumat malam. Badan PBB itu memperbarui jumlah korban tewas dalam laporan pada 28 Agustus yang mencapai sedikitnya 2.185 orang.

Flu H1N1, yang biasa dikenal sebagai flu babi, muncul pada April di AS dan Meksiko, dan telah menyebar secara luas ke penjuru-penjuru dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan influenza H1N1 sebagai pandemik pada 11 Juni. Virus baru itu telah menjangkiti dan menewaskan ribuan orang di seluruh dunia sejak muncul pada April.

Friday, September 4, 2009

Gaji Pelatih, Inter Kalahkan Gabungan 19 Klub

VIVAnews
By Toto Pribadi - Jumat, September 4

VIVAnews - Sosok kontroversial Jose Mourinho ternyata masih kokoh menjadi bintang Liga Italia dengan gaji tertinggi. Pelatih Internazionale Milan ini bahkan mampu mengalahkan gaji pemainnya Samuel Eto'o.

Pelatih asal Portugal ini memang selalu mengundang kontroversial. Selain kepandaiannya meracik strategi, Mourinho juga selalu mampu menghidupkan suasana liga dimanapun dia berada.

Karena itu pula Presiden Inter Massimo Moratti bersedia membayar tinggi The Special One. Seperti yang dilansir La Gazzetta dello Sport, Mourinho saat ini menerima gaji tertinggi di Serie A dengan nominal sebesar 11 juta euro atau Rp 160 miliar per tahun.

Inter saat ini juga masih menggaji mantan pelatihnya Roberto Mancini sebesar 6,5 juta euro. Fantastisnya, jika ditotal Moratti harus mengeluarkan uang sebesar 17,5 juta eruo atau Rp 254 miliar per tahun buat menggaji Mourinho dan Mancini.

Jumlah itu lebih tinggi dari total seluruh gaji pelatih 19 klub Serie A lainnya. Jika ditotal seluruh pelatih klub Serie A selain Inter berjumlah 15,7 juta euro atau Rp 228 miliar per tahun.

Hal itu yang membuat lonjakan berlipat terkait pembayaran gaji pemain dan staf di pentas Serie A. Tahun ini, untuk menggaji pemain dan pelatih plus staff dari 20 klub Serie A menghabiskan dana 840 juta euro atau Rp 12,2 Triliun. Sebagai perbandingan, musim lalu hanya berkisar 73 juta euro atau Rp 1,06 triliun.

Pemain Gaji Tertinggi

Untuk urusan menggaji pemain, Morattti juga masih menjadi yang terbesar. Gaji tertinggi di Serie A saat ini dipegang Samuel Eto'o dengan nominal mencapai 10.5 juta euro atau Rp 152 miliar. Eto'o berhasil mengungguli Ronaldinho (7.5 juta euro) dan Gianluigi Buffon plus Patrick Vieira (masing-masing 5,5 juta euro).

Gaji Tertinggi dalam Starting Line Up (dalam juta euro): Buffon (5.5); Maicon (4.5), Lucio (4.5), Nesta (4), Chivu (3.5); Vieira (5.5), Pirlo (5), Sneijder (4); Ronaldinho (7.5), Eto'o (10.5), Totti (5.46).

Total Biaya Pengeluaran Klub Serie A:

Inter: €150m

Milan: €125.5m

Juventus: €115m

Roma: €69.7m

Fiorentina: €40m

Genoa: €38m

Napoli: €37m

Lazio: €32.9m

Palermo: €30m

Parma: €26m

Sampdoria: €24m

Bari: €20m

Bologna: €20m

Cagliari: €19m

Udinese: €18m

Siena: €17.5m

Catania: €17.5m

Livorno: €14.3m

Chievo: €13m

Atalanta: €13m

Nistelrooy Siap Berebut Posisi di Madrid

VIVAnews
By Zika Zakiya - Jumat, September 4

VIVAnews - Terpinggirkan selama satu musim bukan berarti ketajaman seorang striker akan menumpul. Itulah yang ingin dibuktikan oleh striker Real Madrid, Ruud van Nistelrooy.

Rudtje -sapaannya- memang baru pulih dari operasi lutut. Namun kini pria Belanda itu harus bersiap menghadapi persaingan ketat dari susunan pemain terbaik dunia. Sebut saja Cristiano Ronaldo, Kaka Izecson, dan Karim Benzema.

Meski demikian, Rudjte yakin bisa menyeruak di tengah deretan pemain mahal itu. Ia bahkan menolak hengkang dari Santiago Bernabeu karena yakin dengan kemampuannya.

"Saya mampu bermain di level tertinggi. Secara fisik saya merasa lebih baik dari sebelum cedera," kata Rudtje seperti dilansir Sport Ilustrated, Kamis 3 September 2009.

"Saya hanya perlu menemukan irama permainan dan itu akan datang dengan turun bertanding," tambahnya.

Sayangnya Rudtje harus bersiap dengan kenyatan pahit kalau pelatih Manuel Pellegrini lebih tertarik menggunakan armada baru. Itu artinya, Rudtje harus bersaing dengan dua pemain terbaik dunia, Kaka dan CR9.

Tambahan lagi, Rudtje sudah berusia cukup 'lanjut', yaitu 33 tahun. Bandingkan dengan CR9 yang baru menginjak angka 24 tahun atau Kaka yang 27 tahun. Namun Rudtje punya beberapa kelebihan yang harus diingat.

Pertama, mantan pemain Manchester United itu sudah beradaptasi dengan pola permainan El Real. Meski Pellegrini akan menerapkan pola baru, Rudtje sudah hapal dengan karakter rekan-rekannya.

Kedua, pengalaman. Rudtje lebih banyak makan asam garam kompetisi La Liga. Rudtje bisa melihat apa yang dilakukan rekannya di lini depan, Raul Gonzales.

Di pertandingan pertama melawan Depotivo La Coruna, adalah Raul yang memecah kebuntuan. Raul pula yang tampil impresif layaknya striker kelas dunia dibanding Kaka dan CR9 yang masih beradaptasi

"Dokter yang mengoperasiku bilang kalau aku masih bisa main hingga tiga tahun lagi. Dan bila saatnya tiba untukku pensiun, tak akan ada masalah sama sekali," kata Rudtje lagi.

Belum Ada Rumah Baru untuk The Reds

VIVAnews
By Zika Zakiya - Jumat, September 4

VIVAnews - Situasi keuangan yang belum stabil membuat Liverpool kembali menunda pembangunan stadion barunya. Penundaan untuk kesekian kalinya itu diumumkan Managing Director The Reds, Christian Purslow, Kamis 3 September 2009.

"Pembangunan stadion akan dilakukan ketika kontraksi di industri perbankan berakhir dan pasar ekonomi global mencapai titik equilibrium," ujar Purslow di situs resmi klub

Namun Purslow menjanjikan kalau stadion yang nantinya akan berada di Stanley Park itu masih dalam rencana mereka. Purslow juga berjanji kalau nanti stadion itu akan jadi kebanggan warga Merseyside.

"Inti pembangunan ini adalah menghantarkan permainan kelas dunia yang bisa dibanggakan semua orang. Kandang baru dengan kapasitas 60 ribu tempat duduk yang memberi pengalaman bertanding terbaik," tambahnya

Penundaan ini tentu jadi preseden buruk untuk pemilik The Reds, Tom Hicks dan George Gillett. Masalahnya stadion baru itu adalah salah satu janji kampanye keduanya ketika mengambil alih The Reds.

Saat itu kedua pria asal Amerika Serikat ini berjanji memberi kandang yang layak buat lima kali juara Liga Champions itu. Sekaligus menyamai gengsi anggota The Big Four lainnya (Manchester United, Arsenal, dan Chelsea).

Namun untuk saat ini Steven Gerrard dan kawan-kawan harus puas dengan stadion lamanya, Anfield. Kandang The Reds yang dibuka tahun 1884 itu memiliki kapasitas 45.276 tempat duduk.

Lebih kecil dibanding kapasitas kandang MU, Old Trafford, yang mencapai 76.212. Juga masih kalah besar dari stadion baru The Gunners, Emirates Stadium yang menampung 60 ribu lebih penonton.

Namun Anfield masih lebih besar dibanding kandang The Blues, Stamford Bridge yang 'cuma' berkapasitas 42 ribu tempat duduk.

November, Messi dan Xavi Pisah Tim

VIVAnews
By Zika Zakiya - Jumat, September 4

VIVAnews - Dua bintang Barcelona, Lionel Messi dan Xavi Hernandez, harus bersiap menghadapi satu sama lain. Pasalnya, pada 14 November mendatang keduanya akan bermain di dua tim berbeda.

Messi berada di kubu Argentina, sedangkan Xavi di kubu Spanyol. Kedua negara ini dijadwalkan akan saling berhadapan dalam pertandingan persahabatan di Vicente Calderón Stadion.

Adalah kubu Xavi yang mengajukan tantangan ini. Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) mendaftarkan Xavi dan kawan-kawan untuk melawan Tim Tango sebagai ulang tahun keseratus keberadaan mereka.

Ini dipastikan RFEF dalam situs resminya www.rfef.es pada Kamis 3 September 2009.

Messi yang biasanya bahu membahu dengan Xavi kali ini dipastikan bersikap berbeda. Bukan hanya Xavi, Messi pun harus bersiap menghadapi rekan seklub lainnya seperti Gerard Piqué, Carles Puyol, atau pun Sergi Busquets.

Setelah melawan Messi cs, Spanyol akan meladeni Austria di Ernst Happel Stadion, Wina. Stadion ini sendiri menyimpan memori indah buat pasukan Matador.

Di tempat inilah mereka meraih Piala Eropa 2008 setelah mengalahkan Jerman 1-0. Xavi bahkan keluar sebagai pemain terbaik turnamen akbar tersebut.

Derita Chelsea, Senyum MU,Arsenal, Liverpool

VIVAnews
By Zika Zakiya - Jumat, September 4

VIVAnews - Chelsea kini jadi klub paling murung di Premier League bahkan Eropa. Masalahnya mereka kini dipinggirkan paksa dari bursa transfer selama 18 bulan oleh Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).

Namun awan mendung di kubu Chelsea, tentu jadi berita baik untuk tiga rival utama di EPL. Siapa lagi kalau bukan Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

Hukuman itu membuat The Blues dipastikan absen dari persaingan mendapat pemain baru berkualitas. Sehingga peluang ketiga klub itu mendapat jatah pemain 'emas' makin terbuka lebar.

Namun derita Chelsea belum sampai disitu. Januari 2010, The Blues dipastikan kehilangan Didier Drogba, Michael Essien, John Mikel Obi, dan Salomon Kalou karena membela negaranya di Piala Afrika.

Vonis 18 bulan itu membuat manajer Carlo Ancelotti tak bisa mendatangkan armada baru pengganti. Seperti dilansir The Daily Mirror, Kamis 3 September 2009, ini membuat Carletto kemungkinan membawa kembali Franco Di Santo yang tengah dipinjamkan.

Sanksi ini diterima Chelsea oleh Dewan Resolusi Konflik FIFA (DRC) pada Kamis 3 September 2009. Klub ibukota Inggris itu dianggap bersalah karena membuat pemain Lens, Gael Kakuta, melanggar kontraknya.

Padahal bersama Lens, Kakuta masih punya kewajiban selama dua tahun lagi. Selain hukuman ini, The Blues dan Kakuta diwajibkan membayar denda uang.

Chelsea dibebani denda 130 ribu Euro (Rp 1,8 miliar). Sedangkan Kakuta wajib membayar 780 ribu Euro atau setara dengan Rp 11 miliar. Rencananya The Blues akan mengajukan banding atas vonis tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, Swiss.

MU Bisa Bernasib Seperti Chelsea

VIVAnews
By Zika Zakiya - Jumat, September 4

VIVAnews - Manchester United jangan dulu tersenyum atas hukuman 18 bulan dilarang masuk bursa transfer yang diterima Chelsea.

Masalahnya, Setan Merah juga menghadapi kasus nyaris sama dengan The Blues. MU berhasil mendaratkan pemain berusia 16 tahun, Paul Pogba, ke Old Trafford.

Namun klub asal Pogba, Le Havre, protes karena kapten U-16 Perancis itu masih terikat kontrak. Le Havre sempat mengancam MU dengan membawa kasus ini ke Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).

Namun kasus itu menguap dan baru muncul lagi saat ini. "Tentu saja kami masih memperjuangkan kasus ini. Itu adalah hal serius dan kami yakin bisa menang. Karena ini bukan saja menyangkut kepentingan klub tapi juga olahraga," ujar Managing Director Le havre, Alain Belsoeur, seperti dilansir Times, Kamis 3 September 2009.

Le Havre ingin memperjuangkan haknya seperti klub Perancis, Lens. Chelsea 'mencuri' pemain muda Lens, Gael Kakuta. Chelsea dianggap 'menggoda' Kakuta yang masih terikat kontrak dua tahun di Lens.

Ini dipermasalahkan oleh Lens dan mengadukan nasibnya ke FIFA. Melalui penyelidikan yang dilakukan Dewan Resolusi Konflik FIFA (DRC), Lens dianggap benar.

Maka Chelsea diharuskan membayar denda dan dilarang terlibat di bursa transfer selama 18 bulan. Vonis ini membuat manajer Carlo Ancelotti tak bisa meremajakan armadanya pada Januari dan pertengahan tahun 2010.

Pasalnya kedua masa itulah dimana bursa transfer kembali dibuka. Atas vonis ini, The Blues menyatakan banding. Sidang pembelaan akan diajukan Chelsea ke Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, Swiss.

Film Propaganda China Bertabur Bintang

Kompas
Kompas - Jumat, September 4

KOMPAS.com — Pemerintah China mengubah cara menyampaikan propagandanya dengan membuat film yang lebih bermutu. Film terbaru buatan Pemerintah China melibatkan banyak bintang besar serta sutradara ternama. Biaya produksinya pun tidak terlalu dihemat-hemat seperti yang selama ini dilakukan.

Film Jian Guo Da Ye atau The Founding of a Republic merupakan film yang dibuat untuk memperingati 60 tahun berdirinya Republik Rakyat China pada 1 Oktober. Garis besar kisahnya seputar kehebatan komunis.

Bintang-bintang besar bertaburan dalam film ini, termasuk di antaranya adalah Jackie Chan dan Jet Li, Zhang Ziyi (Crouching Tiger Hidden Dragon), Stephen Chow (Kung Fu Hustle), dan sutradara John Woo.

Dahulu, jika Pemerintah China membuat film, selalu dengan dana terbatas dan sering kali difokuskan tentang kisah pahlawan revolusi.

Perkembangan ekonomi China memengaruhi pilihan pemerintah untuk penyampaian propaganda, dari film Hollywood hingga DVD bajakan dan situs YouTube. Departemen Propaganda Partai Komunis harus menyesuaikan diri untuk menyampaikan pesan pada kaum muda.

Sementara itu, para pembuat film China yang telah sukses di luar negeri melirik kembali pasar domestiknya. Film-film box office China semakin banyak. Industri film didukung oleh pembangunan gedung bioskop. Pendapatan film box office China naik 30 persen pada tahun 2008 menjadi 630 juta dollar AS. Jumlah ini memang masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan pendapatan box office AS yang mencapai 9,8 miliar dollar AS tahun lalu.

Setelah 16 tahun berkiprah di Hollywood, sutradara Woo dua tahun lalu kembali ke China dan membuat kisah epos Red Cliff. Film kungfu Jackie Chan dan Jet Li, The Forbidden Kingdom, yang merupakan hasil produksi bersama AS dan China dikerjakan di China timur.

Founding of a Republic bukan film biasa karena mengombinasikan antara film inspirasi, sebutan untuk film propaganda, dan kemasan komersial. Demikian dikatakan Gao Jun, Wakil Manajer Umum dari Asosiasi Film Baru, salah satu dari jaringan bioskop China. Gao mengatakan, dia dan rekan-rekannya para pemilik bioskop mengharapkan film propaganda itu akan menjadi film laris. ”Penonton tidak lihat hal lain, hanya para bintangnya,” ujar Gao lagi.

Film itu juga memancing perdebatan seru. Sebagian orang mempertanyakan apakah pantas bintang film yang telah memegang paspor non-China bermain dalam film patriotik. Sutradara Farewell to My Concubine, Chen Kaige, yang bermain sebagai jenderal, adalah warga AS dan Li adalah warga Singapura. Chen menolak mengonfirmasi ketika ditanyakan apakah benar dia telah berpindah kewarganegaraan.

Film ini akan mulai dirilis pada 17 September dengan 2.000 kopi, hampir dua pertiga dari layar China yang berjumlah 4.100. Banyak bintang tenar dalam film itu tidak mendapat bayaran sehingga biaya dapat ditekan menjadi 60-70 juta yuan (8,8-10 juta dollar AS).

Akan tetapi, muncul isu para pemain bintang hanya menjadi figuran dalam film itu. Tokoh Mao Zedong, misalnya, diperankan oleh pemain yang tidak terkenal. Jackie Chan menjadi wartawan, Zhang Ziyi menjadi perwakilan tak bernama dari sektor budaya. Adapun karakter Woo hanya muncul satu kali dan akhirnya dipotong dalam proses edit terakhir.

Suhu Kutub Utara Tertinggi Sejak 2.000 Tahun

detikcom
detikcom - Jumat, September 4

Emisi gas rumah kaca menyababkan naiknya suhu di kawasan Arktik, Kutub Utara. Saat ini suhu Arktik berada dalam posisi tertinggi sejak paling tidak 2.000 tahun terakhir. Kecenderungan pendinginan Kutub Utara yang seharusnya masih berlangsung selama 4.000 tahun telah berhenti.

"Saya kira ini menunjukkan betapa sensitifnya kawasan Arktik terhadap perubahan iklim...dan kawasan ini merupakan tempat kita bisa melihat apa yang terjadi dengan sistem (iklim) dan akan bagaimana tempat lain di bumi nantinya," kata ilmuwan US National Center for Atmospheric Research, David Shneider, seperti dilaporkan Reuters, Kamis (3/9/2009).

Pendinginan besar-besaran kawasan Arktik dimulai sejak 7 ribu tahun lalu. Puncaknya adalah pada 'Era Es Kecil' yang berlangsung pada abad 16 hingga pertengahan 19 menyusul dimulainya Revolusi Industri.

Trend pendinginan ini disebabkan karena orbit bumi bergoyang sehingga secara sangat perlahan mendorong kawasan Arktik menjauh dari matahari selama musim panas di utara. Saat ini jarak bumi dan matahari pada saat musim panas di Arktik sekitar 1 juta km lebih jauh ketimbang 2.000 tahun lalu.

Seharusnya kecenderungan pendinginan ini terus berlanjut selama abad 20 dan 21 dan seterusnya. Namun hasil penelitian terakhir menunjukkan kecenderungan itu tidak berlanjut. Alih-alih turun, suhu di kawasan itu justru naik 3 derajat Fahrenheit atau 1,66 derajat celcius.

"Jika bukan karena gas rumah kaca buatan manusia, suhu musim panas di Arktik pasti masih terus menurun secara bertahap selama seabad terakhir," kata ilmuwan lain, Bette Otto-Bliesner.

Apa yang terjadi di Arktik tidak berhenti sampai di sini. Arktik merupakan salah satu pendingin udara (AC) bumi terbesar. Jika es di kawasan ini mencair saat musim panas, airnya akan berwarna gelap dan menyerap sinar matahari alih-alih memantulkannya. Implikasinya, efek pemanasan akan makin meningkat.

Selain itu sungai es di daratan juga akan terpengaruh oleh memanasnya suhu di Arktik. Jika sungai es itu mencair, kenaikan air laut secara global pun akan terjadi.

Wednesday, September 2, 2009

Ancelotti di Chelsea, Right Time and Right Place

Tempo
Tempo - Selasa, September 1

TEMPO Interaktif, Jakarta - Keputusan Carlo Ancelotti untuk memutuskan kontraknya di AC Milan, meski masih mempunyai kontrak satu musim lagi, dan pindah ke Chelsea, dianggap sebagai keputusan yang tepat.

Hingga empat pekan Liga Premiere berjalan, Ancelotti berhasil membawa skuad the blues masih belum terkalahkan. Ini membangkitkan optimisme para pendukung the blues, bahwa timnya akan kembali memboyong tropi Liga Premiere ke Stamford Bridge musim ini, setelah selama tiga musim kompetisi tropi berada ditangan Manchester United.

Yang mengejutkan bagi Ancelotti adalah keberaniannya memainkan dua striker Chelsea, Didier Drogba dan Nicholas Anelka, sekaligus di lapangan. Padahal sebelumnya, kedua striker tajam ini, ditempatkan pada posisi saling tandem, jika salah satu diantaranya tidak bisa turun lapangan, salah satu diantaranya baru akan dimainkan. Strategi yang seakan sudah baku, sejak Chelsea dipegang oleh pelatih Avant Gram dan Felippe Scolari. Komposisi dua striker di ujung serang Chelsea ini, bisa dibilang baru dimulai ketika Guus Hiddink menggarap skuad ini sejak Semifinal Liga Champions musim lalu, ketika Chelsea harus menghadapi Barcelona. Kini jadilah, duo striker ini menjadi pasangan striker paling berbahaya di Eropa.

Selama Ancelotti di San Siro, ia pernah membawa AC Milan menjuarai Liga Champions 2007. Namun manajemennya dikritik terus-menerus pada musim kompetisi tahun lalu, setelah klub ini kalah terus-menerus baik di liga domestik maupun di kancah Eropa, sehingga membuatnya memutuskan untuk hengkang dari San Siro.

Sekarang ia melatih di lingkungan Liga Premiere yang sebelumnya tidak ia kenal. Ancelotti diharapkan bisa membangkitkan kembali prestasi Chelsea di Liga Inggris dan kemungkinan untuk bisa membawa klub ini merebut tropi Liga Champions untuk pertama kali di musim ini.

"Kami telah memulai kompetisi musim ini dengan baik. Tetapi kompetisi masih panjang. Masih sulit untuk memastikan capaian kedepan. Tapi kami yakin dengan langkah ini," ujar Carlo Ancelotti," setiap pekan kami bekerja baik. Dan bagi pelatih adalah penting untuk melihat para pemain bermain bagus. Hal terpenting bagi saya adalah kami berada pada jalan yang benar, untuk berlatih dan bekerja."

Pada empat pekan pertama ini, memang Chelsea baru menghadapi tim-tim bukan unggulan, seperti Hull, Sunderland, Fulham, dan Burnley. Ujian untuk memastikan kekuatan sebenarnya dari skuad Chelsea baru ditentukan pada tanggal 20 September ketika akan menghadapi Tottenham Hotspur, dan pekan-pekan selanjutnya menghadapi tim-tim tangguh seperti Liverpool, Manchester United, Arsenal dan Manchester City.

Ancelotti pelatih kelima Chelsea dalam dua tahun ini. Tampaknya kini ia merupakan sosok the right time and the right place menempati kursi kepelatihan Stadion Stamford Bridge.

Piala Dunia Tahun Depan, Hotel Telah Penuh Dipesan

Tempo
Tempo - Selasa, September 1

TEMPO Interaktif, Jakarta - Penonton sepakbola Piala Dunia 2010 tahun depan, di Johannesburg, Afrika Selatan, mungkin harus menempuh 17 jam dari tempat penginapannya menuju stadion pertandingan. Ini gara-gara hampir semua penginapan dan hotel terdekat dengan stadion telah habis dipesan sejak sekarang. Hotel tersisa tinggal yang berada 17 jam dari pusat kota.

Badan sepakbola sedunia FIFA baru saja merilis pernyataan bahwa akomodasi merupakan salah masalah penting yang belum teratasi dalam menghadapi Piala Dunia pada Juni 2010 di Afrika Selatan.

Meskipun bos pihak panitia setempat, Danny Jordaan, telah mengatakan bahwa problem itu telah terselesaikan, kini tersedia 15.000 kamar baru, tetapi masalah penginapan menjadi fokus perhatian FIFA, karena harga sewa kamar hotel telah meningkat gila-gilaan sejak sekarang.

Harga kamar hotel dan guest house telah meningkat lima kali lipat dari harga normal. Menurut para agen perjalanan, hotel-hotel dikota telah dipesan para tim peserta, ofisial, sponsor, dan biro-biro kantor berita besar. Hotel tersisa tinggal yang berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota.

Pemerintah Afrika Selatan sendiri memang merencanakan untuk memanfaatkan event ini untuk promosi pariwisata negara tersebut. Sehingga banyak villa yang dibangun di daerah pantai dan tempat-tempat wisata.

Protes, Rafa Divonis FA

VIVAnews
By Zika Zakiya - Rabu, September 2

VIVAnews - Manajer Liverpool, Rafael Benitez, kembali terlibat masalah dengan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Rafa dikenai tuduhan 'perilaku tidak pantas' oleh FA menyusul komentarnya ketika melawan Tottenham Hotspur di lanjutan Premier League.

Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan Liverpool 1-2 itu, Rafa menyesalkan keputusan wasit Phil Dowd. Rafa merasa timnya mendapat hadiah penalti ketika Andriy Voronin dilanggar Benoit Assou-Ekotto.

Namun wasit Dowd menolak memberi tendangan tersebut. Walhasil, Rafa berkoar di media selepas pertandingan.

"Saya rasa semua orang bisa lihat kalau itu harusnya jadi penaltio. Terutama untuk kejadian Voronin, sangat jelas," ujar Rafa seperti dilansir Eurosport beberapa waktu lalu.

Dalam partai tersebut, The Reds sudah lebih dulu mendapat jatah penalti ketika Glen Johnson dilanggar kiper Spurs Heurelho Gomes. Namun Rafa merasa paling tidak kubunya mendapat dua jatah dari titik putih lagi.

"Apakah Anda bisa mendapat dua penalti di partai away? Tidak dengan wasit yang satu ini (Dowd). Saya tahu itu mustahil," tambah Rafa.

Belum dijelaskan hukuman apa yang akan diterima Rafa atas perkataannya. Namun yang jelas FA memberi waktu hingga 15 September 2009 agar Rafa memberi respon atas tuduhan ini.

Soal Eduardo, Arsenal Kemungkinan Protes

VIVAnews
By Zika Zakiya - Rabu, September 2

VIVAnews - Arsenal sedang mengawali Liga Champions musim 2009-2010 dengan kelabu. Salah satu pemain andalannya, Eduardo da Silva, divonis tak boleh turun di dua pertandingan kompetisi Eropa.

Itu artinya Eduardo absen di penyisihan grup melawan Standard Liege dan Olympiakos. Sesuatu yang pasti sangat dihindari oleh Arsenal bila ingin lolos dari babak tersebut.

Kamis 3 September esok, The Gunners akan menerima berkas lengkap hukuman yang diterima pemainnya itu. Atas vonis ini, Arsenal kemungkinan besar akan mengajukan banding.

"Kami sudah diinformasikan akan menerima keputusan beralasan dari UEFA," demikian pernyataan resmi Arsenal seperti dilansir The Daily Telegraph, Selasa 1 September 2009.

Hukuman ini adalah buah kelakukan Eduardo yang sengaja menjatuhkan diri (diving) di kotak penalti Glasgow Celtic pada kualifikasi Liga Champions 26 Agustus lalu. Saat itu pemain naturalisasi Kroasia itu berhasil mengelabui wasit.

Keuntungan akhirnya diraih The Gunners karena diving itu membuahkan penalti. Eksekusi pun dilakukan mulus oleh Eduardo sekaligus membuka kemenangan 3-1 atas Celtic.

"Kami percaya adalah keharusan UEFA memberi penjelasan atas keputusannya. Dan menyediakan informasi yang komprehensif sesuai standar konsistensi di wilayah jurisdiksinya," tambah keterangan The Gunners.

Kuyt Menolak Pandang The Big Four

VIVAnews
By Zika Zakiya - Rabu, September 2

VIVAnews - Hasil buruk yang diraih Liverpool di empat partai perdana Premier League ditanggapi santai Dirk Kuyt. Striker The Reds itu tak melihat sesuatu yang harus dikhawatirkan dari hal tersebut.

Kuncinya, kata Kuyt, adalah dengan tidak melihat hasil yang diraih anggota The Big Four. Yaitu Manchester United, Chelsea, dan Arsenal.

"Saat ini tak ada pentingnya melihat tim lain seperti Chelsea, Manchester United, dan Arsenal. Kami harus memikirkan diri sendiri," ujar Kuyt seperti dilansir situs resmi The Reds, Selasa 1 September 2009.

"Itu jadi prioritas utama kami sekarang, pasti kami akan kembali naik ke atas (klasemen)," tambahnya.

Terlepas dari rasa santai Kuyt, di antara anggota The Big Four, The Reds memang tampil cukup mengkhawatirkan. Di partai perdana EPL, Kuyt dan kawan-kawan kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur. Selang delapan hari, The Reds kembali menelan hasil buruk dihantam Aston Villa 1-3.

Walhasil dalam empat laga awal, Kuyt cs hanya mengumpulkan poin enam. Lebih sedikit setengah lusin angka dari Spurs yang memuncaki klasemen sementara.

Namun Kuyt masih berkeras kalau hasil kerja keras timnya baru akan terlihat beberapa bulan ke depan.

"Kita lihat saja di mana (posisi) kami pada beberapa bulan ke depan. Setiap tim akan berjuang musim ini. Kami hanya harus fokus pada diri sendiri dan memenangi tiap pertandingan yang ada," tambah Kuyt.

The Reds kini memiliki waktu bernapas karena ada jeda kompetisi. Pertandingan mereka berikutnya adalah melawan Burnley di Anfield pada 12 September mendatang.

Ucapan Selamat Tinggal Totti

VIVAnews
By Zika Zakiya - Rabu, September 2

VIVAnews - Kubu AS Roma tengah berbenah. Mereka kini memiliki pelatih baru bernama Claudio Ranieri. Namun untuk kapten Giallorossi, Francesco Totti, mantan pelatih Luciano Spalletti memberi kesan tersendiri.

Pasalnya beberapa waktu lalu Totti pernah bilang ingin pensiun di tangan Spalletti. Namun nyatanya, Spalletti harus tersingkir sedangkan Totti masih aktif bermain.

"Saya berterima kasih pada Spalletti mengenai apa yang ia berikan untuk Roma dan untuk karirku," ujar Totti seperti dilansir Goal Italia, Rabu 2 September 2009.

"Saya harap, dan selalu saya bilang dulu, bisa mengakhiri karir sebagai pemain dengan dia sebagai pelatihnya," tambah sang Pangeran Roma.

Spalletti mengundurkan diri dari Roma pada Selasa 1 September kemarin. Pelatih plontos itu sadar Giallorossi berada dalam kondisi buruk yang tak bisa lagi ia selamatkan.

Ranieri ditunjuk sebagai suksesor karena pengalamannya di lima klub Italia. Namun rumor yang beredar, Totti akan mengikuti jejak Spalletti untuk mundur. Meski demikian, sang Pangeran Roma mengambil langkah bijak dengan mengacuhkan rumor tersebut.

Totti dan Spalletti terbukti menghasilkan kerjasama yang ampuh. Totti selalu digunakan Spalletti sebagai ujung tombak tunggal. Dan terbukti hal itu membuahkan 90 gol untuk Totti di segala kompetisi.

Saya Melihat Awal Perang Dunia...

Kompas
Kompas - Rabu, September 2

KOMPAS.com — Hanya segelintir orang yang masih bisa mengisahkan bagaimana Perang Dunia II dimulai. Mereka yang bertahan hidup menuturkan bagaimana kapal perang Jerman, Schleswig-Holstein, mulai melepaskan tembakan ke sebuah benteng Polandia di Semenanjung Westerplatte, 1 September 1939 pukul 04.47.

”Saya mengambil teleskop dan melihat ke arah kanal, ke kanan lalu ke kiri, lalu ke arah kapal yang sandar di pantai. Saat itu, saya melihat kilatan merah dan tembakan pertama menghantam gerbang,” ujar Ignacy Skowron (94).

Waktu itu, Kopral Skowron baru berusia 24 tahun. Dia adalah salah seorang dari 182 tentara Polandia yang mempertahankan depot transit militer di Westerplatte melawan sekitar 3.400 tentara Jerman.

”Saya langsung mengambil senapan mesin. Kami mendapat perintah dan mulai menyerang balik. Kapal perang itu lalu berlayar ke kanal dan mulai menembakkan meriam demi meriam ke arah kami,” kata Skowron.

Pada hari kedua, lanjut Skowron, sudah tiga serangan diluncurkan Jerman sebelum tengah hari. Tak lama kemudian, pesawat tempur mulai berdengung di atas mereka. ”Jerman mulai menjatuhkan bom. Rumah penjaga nomor lima hancur lebur. Lima tentara tewas,” ujarnya.

Para tentara Polandia berhasil bertahan selama enam hari berikutnya. Selain menghadapi tembakan, mereka juga berjuang melawan dingin, lapar, dan kantuk karena tidak tidur selama tujuh hari.

Dari 3.400 tentara Jerman, sebanyak 200-400 orang tewas. Sementara itu, dari 182 tentara Polandia, hanya 15-20 orang tewas.

Skowron ingat ketika komandan pasukan Jerman, Jenderal Friedrich Eberhardt, mengatakan kepada komandan pasukan Polandia, Mayor Sucharski, bahwa jika dia memiliki pasukan seperti tentara Polandia, dia bisa memerangi seluruh dunia.

Simbol

Perang Dunia II menyisakan penderitaan mendalam di Polandia. Sekitar enam juta nyawa melayang, separuh di antaranya orang Yahudi. Kendati menyakitkan, perang itu juga membangkitkan kebanggaan.

”Westerplatte adalah simbol kepahlawanan dan pertahanan Polandia yang paling penting dan paling diakui. Ini adalah pos terisolasi dengan hanya 182 tentara. Tugas mereka bertahan selama 12 jam, tetapi mereka berhasil bertahan selama tujuh hari melawan pasukan Jerman yang jumlahnya sangat besar,” kata Pawel Machcewicz, ahli sejarah Polandia.

Skowron menghadiri peringatan 70 tahun Perang Dunia II di Westerplatte. Dia dianugerahi Order Virtuti Militari, penghargaan militer tertinggi, atas jasa-jasanya.

Apakah dia merasa sebagai seorang pahlawan? ”Kita harus saling menolong. Saat teman saya berjuang, saya pun harus berjuang,” begitu jawab Skowron.

”Saya punya kenangan sedih. Kami tidak mengira bisa keluar dari sana hidup-hidup. Kami seperti burung di dalam sangkar,” kenangnya. (bbc/fro)

Tuesday, September 1, 2009

Wenger Tuduh MU Peragakan Anti Football

VIVAnews
By Edwan Ruriansyah - Senin, Agustus 31

VIVAnews - Manajer Arsenal, Arsene Wenger menuduh Manchester United mengadopsi "anti-football." Taktik yang membuat Arsenal kalah tipis 1-2 dari MU.

Arsenal tampil beringas dalam laga di Old Trafford, Sabtu 29 Agustus 2009 itu. The Gunners unggul terlebih dahulu setelah gol indah Andrey Arshavin lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Tapi, penalti Wayne Rooney dan bunuh diri Abou Diaby menggagalkan Arsenal mencuri poin.

"Saya melihat pemain di lapangan yang hanya ingin dilanggar," kata Wenger kepada Virgin Media. "Buat saya, poin ini lebih penting dari diving."

Arsenal tampil lebih bagus dari MU dalam laga itu. Tapi, akhirnya Arshavin cs harus pulang dengan kekalahan setelah Manuel Almunia terjebak semi diving Wayne Rooney sehingga berbuah penalti.

"Para pemain seperti itu tak pernah dihukum. Diberi kartu kuning pun tidak. Saya rasa ini lebih anti-football dibanding yang dilakukan Eduardo (striker Arsenal)," lanjut Wenger tentang tindakan beberapa pemain MU mencari pelanggaran.

Wenger memang berang karena striker Eduardo Silva dianggap melakukan diving saat Arsenal mengalahkan Glasgow Celtic di playoff Liga Champions. Elemen tim Celtic menghujat perilaku Eduardo dan minta UEFA menjatuhkan hukuman.

"Lihatlah berapa kali pemain menginginkan untuk dilanggar demi keuntungan timnya. Itu problem terbesar karena akan mengganggu jalanya pertandingan. Penonton datang untuk menyaksikan sepakbola, bukannya tendangan bebas (free-kicks)," kata Wenger lagi.

Sang Profesor asal Prancis ini sempat diusir wasit karena menendang botol di pinggir lapangan saat gol Robin van Persie dianulir karena bek William Gallas lebih dahulu offside. Tapi, Wneger mendapatkan permintaan maaf dari Premier Game Match Officials Board.

CEO Asosiasi Manajer Liga Inggris (League Managers' Association), Richard Bevan juga menyebut tindakan wasit itu sudah keluar dari konteks.

Gerrard: Liverpool Sudah Pulih

Tempo
Tempo - Selasa, September 1

TEMPO Interaktif, Liverpool - Kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengatakan The Reds sudah pulih menyusul kemenangan 3-2 dari Bolton Wanderers, Sabtu malam kemarin. Ia yakin Liverpool akan segera mengejar pesaing-pesaingnya.

Penampilan Liverpool musim ini mengundang tanda tanya banyak pihak. Empat kali bertanding skuad Rafael Benitez itu sudah dua kali kalah dato Tottenham Hotspur (1-2) dan Aston Villa (1-3). Jumlah ini sama dengan kekalahan mereka sepanjang musim lalu.

Sedangkan dua kemenangan didapatkan dari Stoke City (4-0) dan Bolton (3-2). Kemenangan atas Bolton ditentukan sepakan Gerrard di menit ke-83.

"Musim ini kami mengalami awal yang sulit. Saya angkat tangan setelah pertandingan melawan Aston Villa, saya tak tampil maksimal," katanya.

Namun Liverpool bangkit dan bangkit dua kali dari ketertinggalan untuk menundukkan Bolton. "Ini kemenangan penting. Tak ada yang memperkirakan kami akan kalah dua kali di tiga pertandingan awal. Tapi kami menunjukkan karakter ketika melawan Bolton."

Banyak yang menyebut buruknya penampilan Liverpool karena kebijakan transfer mereka musim ini. Benitez kehilangan Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa yang diboyong Real Madrid. Sebagai gantinya Liverpool mendatangkan Alberto Aquilani, namun pemain AS Roma itu belum bisa dimainkan karena masih cedera.

Bahkan terakhir tersiar kabar bek kiri mereka, Andrea Dossena, juga tengah dilirik klub lain. Tiga klub Seri A Italia-Juventus, Napoli dan AS Roma--berminat dengan Dossena. Mantan pemain Udinese berusia 27 tahun tersebut dibeli Liverpool tahun 2008 dan bermain di 17 pertandingan sepanjang musim lalu.

Chelsea Perpanjang Kontrak Terry

VIVAnews
By Marco Tampubolon - Selasa, September 1

VIVAnews - Pemain Inggris John Terry tidak akan meninggalkan Stamford Bridge. Chelsea telah memperpanjang kontrak pemain berusia 28 tahun itu hingga lima tahun kedepan.

Terry sudah berada di Chelsea sejak berusia 14 tahun. Dengan kontrak baru ini, Terry diharapkan bakal pensiun di Chelsea.

Seperti dilansir timesonline.co.uk, selama di Chelsea, Terry akan dibayar sebesar 250 ribu poundsterling per minggunya.

"Chelsea sangat puas setelah memastikan bahwa John Terry telah menandatangani kontrak baru selama lima tahun kedepan. Dengan kontrak ini, Terry tidak akan kemana-mana hingga musim 2013-2014 berakhir," bunyi sebuah pernyataan yang ada di situs resmi Chelsea.

Sebelum melakukan perpanjangan kontrak, Terry sempat digoda oleh tim Premier League lainnya, Manchester City. The Citizens bahkan rela menggelontorkan dana sekitar 50 juta poundsterling untuk mendatangkan Terry yang saat itu masih menyisakan kontrak dua tahun bersama Chelsea.

Namun spekulasi ini langsung dibantah Terry. Bulan lalu, Terry yang sudah 12 musim membela Chelsea memutuskan untuk bertahan di Stamford Bridge. mengoleksi

Selama di Chelsea, Terry sudah 276 kali turun lapangan. Dia juga telah mengoleksi 54 gelar bersama Chelsea sejak 2003 lalu.

Perayaan Kemenangan MU Berujung Maut

VIVAnews
By Zika Zakiya - Selasa, September 1

VIVAnews - Sial betul nasib yang dialami seorang pecinta Manchester United di Kampala, Uganda, Musa Busingye.

Ia tewas setelah menenggak minuman keras dalam rangka perayaan tim kesayangannya, Manchester United, menang atas Arsenal di lanjutan Premier League.

Busingye yang merupakan seorang pedagang memang tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah MU unggul 2-1 pada Sabtu 29 Agustus lalu. Ia kemudian datang ke bar terdekat dan menenggak enguli (bir merk lokal). Tak disangka, Busingye langsung jatuh dan tewas.

Atas kejadian ini, juru bicara kepolisian Kampala Henry Kalulu menyampaikan penyesalannya."Paling tidak saat Anda mendukung mereka (klub-klub Inggris) jangan terlalu senang dan minum (alkohol) terlalu banyak. Mereka bahkan tidak kenal kalian kok," ujar Kalulu seperti dilansir Monitor Online, Selasa 1 September 2009.

Ini merupakan insiden kesekian yang terjadi di Afrika menyangkut klub peserta Liga Premier. Dua tahun lalu seorang pecinta The Gunners, Patrick Kyaka, juga tewas ketika merayakan kemenangan timnya atas Tottenham Hotspur. Dalam derby London itu, Arsenal unggul 2-1.

Namun tak ada yang menyamai nasib Suleiman Omondi. Pria fans berat Arsenal itu tewas gantung diri setelah melihat kekalahan The Gunners dari MU di leg kedua semifinal Liga Champions.

Mourinho Kehilangan 15 Pemain Terbaiknya

VIVAnews
By Zika Zakiya - Selasa, September 1

VIVAnews - Sesuai rencana semula, pelatih Inter Milan Jose Mourinho, memberi libur tiga hari pada pasukannya pasca menang atas AC Milan. Dalam lanjutan Serie A akhir pekan lalu, Inter unggul telak 4-0 atas tim sekotanya itu.

Masa jeda ini digunakan 15 pemain terbaik La Beneamata untuk membela tanah air masing-masing. Paling tidak ada tiga pemain asal Italia dan Argentina akan berganti kostum timnas.

Termasuk pemain yang baru dibeli Inter dari Real Madrid, Wesley Sneijder, juga masih dipercaya masuk timnas Belanda. Sneijder tampil impresif dalam laga derby della madoninna akhir pekan lalu.

Pria 25 tahun itu jadi salah satu tulang punggung La Benemata. Sekaligus mematahkan arogansi Madrid yang membuang dirinya dari Santiago Bernabeu.

Selain Sneijder, Samuel Eto'o juga belum tergantikan di timnas Kamerun. Mantan pemain Barcelona itu termasuk salah satu dari 15 pemain yang akan dilepas Mourinho selama tiga hari ke depan.

Seperti dilansir Soccerway, Selasa 1 September 2009, Inter baru akan mulai berlatih lagi pada Rabu ini. Namun latihan itu juga tak bisa berlangsung lama karena Mourinho harus kembali kehilangan pemain terbaiknya dari Italia.

Pasalnya pada Sabtu 5 September mendatang, Gli Azzuri akan melakoni pertandingan persahabatan melawan Swiss di Stadio Cordaredo, Lugano. Berikut nama 15 pemain yang akan dipanggil timnas masing-masing negara.

Mario Balotelli, Lorenzo Crisetig (Italia U21), Davide Santon (Italia), Lucio, Maicon, Julio Cesar (Brasil), Javier Zanetti, Diego Milito (Argentina), Renè Khrin (Slovenia), Cristian Chivu (Romania), Wesley Sneijder (Belanda), Dejan Stankovic (Serbia), Ivan Ramiro Cordoba (Kolombia), Samuel Eto'o (Kamerun), Sulley Muntari (Ghana).

Ramalan Nasib Rooney Lima Tahun Lagi

VIVAnews
By Irvan Beka - Selasa, September 1

VIVAnews - Pasca hengkangnya Cristiano Ronaldo ke Real Madrid, Wayne Rooney seolah terlepas dari bayang-bayang pemain Portugal itu. Dari lima pertandingan musim ini, Rooney sudah mencetak lima gol.

Sudah lima musim Rooney membela Manchester United sejak pindah dari Everton tahun 2004. Sang striker sudah menyatakan kesetiaannya pada The Red Devils kalau ia tidak akan seperti Ronaldo.

"Saya akan tetap di sini selama klub masih menginginkan saya," katanya seperti dikutip The Sun.

Rekan satu tim Rooney, Dimitar Berbatov, merasa Rooney adalah masa depan MU. Saat ini Berba merasa Rooney yang berusia 23 tahun masih punya banyak ruang untuk berkembang.

"Saat ia berusia 28 tahun, dia akan jauh lebih baik," kata Berbatov.

Sejak tahun 2004, Rooney sudah mencetak 102 gol untuk MU. Mulai dari gelar Premier League hingga Juara Dunia Antar Klub sudah pernah dirasakan suami dari Coleen McLoughlin itu.