Tuesday, January 12, 2010

Adebayor Yakin Penembak Lebih dari 2 Orang

VIVAnews
By Irvan Beka, Zika Zakiya - Selasa, 12 Januari

VIVAnews - Striker tim nasional Togo menceritakan kronologi kejadian ditembaknya bus tim nasional oleh pihak tidak dikenal pada Rabu 8 Januari 2010 lalu. Ade, sapaannya, menggambarkan kalau pelaku penembakan ada lebih dari dua orang.

Atas tragedi yang terjadi di Cabinda, Angola itu dua staf dan sopir bus tewas. Sedangkan para pemain tidak ada yang meninggal dunia. Hanya kiper Kodjovi Obilale yang harus dioperasi karena menderita luka tembak.

"Satu hal yang kami tidak mengerti adalah mengapa mereka menembaki bus kami? Tak ada yang punya alasan atas hal itu. Bukan hanya satu atau dua orang dalam waktu bersamaan menembak bus kami," cerita Ade seperti dilansir Tribal, Senin 11 Januari 2010.

"Bisakah Anda bayangkan, kami berada dalam situasi itu selama 30 menit. Kalau Anda bisa membayangkannya, keheningan di dalam bus sangat luar biasa," kenangnya lagi.

Bus timnas Togo ditembaki dalam perjalanan menuju Angola untuk ikut serta dalam Piala Afrika 2010. Kejadian ini membuat Togo nyaris mundur dari kompetisi terakbar di Afrika itu.

Pasalnya mereka merasa keamanan tim tidak terjamin. Bahkan Presiden Togo pun meminta agar para pemainnya untuk pulang. Pesawat pun sudah sengaja dikirim untuk membawa Ade dan kawan-kawan pulang ke Lome, ibukota Togo.

Tapi di saat terakhir, Togo memutuskan kembali terlibat dalam kompetisi. Mereka mendedikasikan pertandingan itu untuk rekan-rekan yang tewas. Meski demikian, Ade tetap merasa malu akan kejadian ini.

"Ada hal-hal yang terus kami ucapkan. Di Afrika kami akan mengubah citra agar bisa dihormati. Tapi rupanya hal itu tidak bisa terjadi," kata Ade.

No comments:

Post a Comment