detikcom
detikcom - Rabu, 13 Januari
Seorang profesor nuklir di Universitas Teheran, Iran meninggal dunia. Pria bernama Massoud Mohammadi itu tewas akibat ledakan bom di luar rumahnya di Teheran.
Bahan peledak tersebut ditaruh di sebuah motor yang diparkir di luar rumah Mohammadi. Profesor Iran itu baru saja akan meninggalkan rumahnya menuju tempat kerja ketika bom tersebut meledak.
Demikian diberitakan media pemerintah Iran, Press TV dan dilansir News.com.au, Selasa (12/1/2010).
Ledakan bom tersebut menghancurkan kaca-kaca jendela rumahnya di Qeytariyeh, Teheran utara.
Menurut Press TV, Mohammadi merupakan "pendukung kuat" revolusi 1979 yang menggulingkan shah Iran yang memimpin Iran saat itu. Sejak itulah ulama-ulama Islam berkuasa.
Tidak jelas apakah Mohammadi terkait dengan program nuklir Iran saat ini. Pemerintah AS dan Eropa menduga Iran diam-diam sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir tersebut. Namun pemerintah Iran berulang kali membantahnya. Ditegaskan bahwa program nuklir tersebut untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.
No comments:
Post a Comment